logo


Manfaat Lain Drone: Deteksi Kesehatan Tanaman Pangan

Pemanfaatan drone untuk mendeteksi kesehatan tanaman pangan sudah dilakukan di Eropa

18 September 2015 17:06 WIB

Ilustrasi drone. (Ist)
Ilustrasi drone. (Ist)

KALBAR, JITUNEWS.COM- Ternyata drone punya manfaat lain. Tak hanya digunakan untuk melakukan pengamatan, baru-baru ini Swadiri Institut mengujicobakan penggunaan drone untuk mendeteksi kesehatan tanaman pangan. Uji coba tersebut dilakukan di kalangan petani di Dusun Cempaka, Desa Sungai Itik, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar). 

Terkait dengan uji coba tersebut, Direktur Swandiri Institut, Hermawansyah mengatakan, uji coba ini lantaran di luar negeri drone sudah dipakai untuk membantu mendeteksi kesehatan tanaman. "Misalnya di Eropa, untuk lahan tanaman anggur yang luasnya ratusan hektare, petani menggunakan drone untuk mendeteksi penyakit yang menyerang tanaman tersebut," ujarnya, dikutip antara, Jumat (18/9).

Sejak tiga bulan terakhir Swandiri Institut mulai mengembangkan untuk lahan pertanian. Pengembangan tersebut didukung pula oleh Pulselab Jakarta dan UNDP. Sementara itu, Sungai Kakap dipilih sebagai lahan uji coba karena area tersebut merupakan kawasan pangan di Kalbar, serta memiliki lahan pertanian yang cukup luas. 


Aplikasi SIPB Untuk Ketahanan Pangan, Apa itu?

"Jadi nanti dapat dilihat mana tanaman yang sehat dan tidak. Harapan ke depan, penggunaan drone ini dapat diadopsi pemerintah dan dimaksimalkan untuk meningkatkan produksi petani. Yang mengelola bisa petugas penyuluh lapangan," ujar Hermawansyah.

Tak hanya oleh Hermawansyah, peneliti dari Swadiri Institut Arief Munandar pun menjelaskan, drone yang digunakan adalah jenis baling-baling empat dengan kemampuan terbang 150-200 meter. Lama terbang berkisar 25 menit. Lanjutnya, untuk mendeteksi kesehatan tanaman, drone tersebut dilengkapi dua jenis kamera yakni yang khusus infra red dan visible atau biasa. "Kemudian, di ketinggian tertentu, kamera digunakan untuk memotret lokasi yang akan dipanta," ujar Arief. 

Selanjutnya, hasil dari dua kamera tersebut digabung dan disandingkan menggunakan aplikasi tertentu, sehingga menghasilkan gambar yang menunjukkan angka kesehatan tanaman sesuai warna yang ditampilkan. "Yang diambil adalah proses fotosintesis dari tanaman. Untuk tanaman yang sehat, kisarannya dari warna yang sesuai angka 0,4 sampai 0,9. Sedangkan yang tidak sehat, dari angka 0,1 sampai 0,3," ujar Arief.

 

Terungkap! Orang Baduy Tak Pernah Krisis Pangan Karena Ini!

Halaman: 
Penulis : Christophorus Aji Saputro