logo


Segudang Khasiat Sambiloto, Ini Kata Tim Penguji ASPETRI

Senyawa andrographolide dalam sambiloto juga memiliki sifat melindungi hati

18 September 2015 09:36 WIB

Sambiloto. (Wikimedia)
Sambiloto. (Wikimedia)

BEKASI, JITUNEWS.COM - Sambiloto (Andrographis paniculata) adalah tumbuhan khas daerah tropis yang dapat tumbuh dimana saja. Ia dapat digunakan untuk berbagai keperluan, tak terkecuali sebagai obat herbal. Ditilik dari kandungannya, sambiloto mengandung senyawa andrographolide. Senyawa ini terasa pahit, tapi memiliki sifat melindungi hati.

Penelitian membuktikan bahwa senyawa ini mampu melindungi hati dari efek negatif galaktosamin dan parasetamol. Senyawa ini juga berperan besar dalam menurunkan enzim CDK4 sehingga menekan pertumbuhan sel kanker. Senyawa andrographolide juga berkhasiat meninggalkan kekebalan tubuh.

Ciri dari sambiloto adalah daun tunggal bertangkai pendek, letak berhadapan bersilang, bentuk lanset, pangkal runcing, ujung meruncing, tepi rata, permukaan atas hijau tua. Perbungaan rasemosa yang bercabang membentuk malai, keluar dari ujung batang atau ketiak daun. Buah kapsul berbentuk corong, panjang sekitar 1,5 cm, lebar 0,5 cm pangkal dan ujung berbentuk tajam.

Soetresno, selaku tim penguji ASPETRI mengemukakan bahwa daun sambiloto ini mengandung banyak khasiat yang mampu mengangkat penyakit yang sering menjangkiti masyarakat. Contohnya adalah amandel dan paru paru.

"Amandel itu bisa diatasi dengan sambiloto, caranya adalah direbus kemudian diminum. Cukup dengan 2 kali diberikan, maka amandel sudah langsung kempis. Di samping itu sambiloto juga berperan untuk mengatasi sakit paru-paru. Karena rasanya yang pahit cara menyiasatinya adalah 3 lembar daun sambiloto yang besar dipanaskan hingga layu, kemudian dicampur dalam pisang baru dimakan," jelas Soetresno kepada JITUNEWS.COM beberapa waktu lalu.

Tak berhenti di situ, penggunaan daun sambiloto juga berguna sebagai antioksidan, untuk mengobati tifoid, disentri, diare, radang saluran nafas, radang paru, influenza, sakit kepala, demam, tuberkulosis pada paru, batuk pertusis, tekanan darah tinggi, faringitis, dan kencing manis.

Obati Gagal Ginjal dengan Daun Sukun

Halaman: 
Penulis : Agung Rahmadsyah, Riana