logo


NF21S Community, Wadahnya Para Pecinta Burung Kenari

Memiliki anggota berkisar 85 anggota aktif yang berasal dari seluruh wilayah yang ada di Indonesia

14 September 2015 00:00 WIB

Burung kenari.(Dok.pelihara)
Burung kenari.(Dok.pelihara)

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Binatang yang satu ini cukup popular eksistensinya. Kicauannya yang merdu, membuat seseorang yang mendengarnya seperti dibuai oleh suara alam. Yap, burung merupakan hewan peliharaan yang sangat digandrungi, khususnya oleh kaum adam sebagai peliharaan favoritnya.

Meskipun beragam jenis burung yang ada hidup di Indonesia memiliki tampilan yang memikat hati, namun burung kenari tetap mendapatkan ruang spesial dihati para pecinta burung. Kenari terkenal dengan suara kicauannya yang nyaring panjang namun juga merdu. Bulunya yang indah pun memiliki keanekaragaman warna. Dua hal inilah yang membuat Nova Smith tergerak untuk membuat sebuah komunitas pecinta burung kenari. Sebenarnya dikalangan pecinta kenari, Nova bukanlah pemain baru. Ia telah lama berkecimpung dan menjadi seorang pembiak (breeder) burung kenari.

Dengan mengusung nama komunitas NF2IS, yang berasal dari singkatan nama Nova bersama kedua belah hati dan istrinya, yakni Nova, Fahri, Farida, Iva Smith. Komunitas ini sudah terkenal dikalangan para penghobi burung kenari. Pria berkacamata ini menuturkan awal berdirinya komunitas ini diawali dengan pembuatan grup di media sosial facebook dengan nama NF2IS community.

“Awal berdiri komunitas ini dari grup facebook, buat mewadahi para pecinta burung kenari untuk berbagi ilmu dan sharing bareng, ternyata grup facebook yang saya buat banyak peminatnya, saya mikir kenapa enggak saya buat komunitas yang berbau nama NF2IS sendiri, dan NF2IS ini berdiri karena unsur persaudaraan dan kekeluargaan,” ungkap pria berkacamata ini panjang lebar menjelaskan perihal berdirinya komunitas yang diusungnya kepada JITUNEWS.

Dengan kesepakatan yang terjadi, setelah mereka menggelar kopi darat (kopdar) pertama kalinya untuk membahas tentang pembuatan komunitas. Akhirnya pada tanggal 1 November 2013, NF2IS community resmi berdiri. Setiap anggota komunitas yang bergabung pun akan teregistrasi untuk mendapatkan nomer ID. Nomer ID pun berfungsi untuk mengklasifikasikan anggota yang bergabung. Untuk menjadi anggotanya pun tidak harus memiliki burung kenari yang banyak.

Pria blasteran Arab betawi ini pun menuturkan syarat untuk menjadi bagian dikomunitasnya. “Enggak harus punya burung kenari banyak, minimal satu saja dan yang terpenting punya rasa ingin tahu dulu tentang kenari.” tutur Nova.

Seiring dengan perjalanan waktu, akhirnya komunitas ini memiliki anggota yang berkisar kurang lebih 85 anggota aktif yang berasal dari seluruh wilayah yang ada di Indonesia. Anggota komunitas yang bergabung pun beragam, mulai dari pemula yang hanya hobi memelihara burung di rumah, peternak, hingga pemain lapangan. Pemain lapangan yang dimaksud adalah para peserta lomba burung berkicau yang sudah malang-melintang mengikuti kejuaraan.

Nova pun melanjutkan bahwa komunitas NF2IS memiliki misi kebersamaan dan kekeluargaan yang akan selalu dijunjung tinggi. “Di komunitas ini enggak ada istilah senior, junior atau ada yang dibilang pemula maupun master. Semua anggota di sini wajib menjunjung moto duduk sama rendah, berdiri sama tinggi dengan slogan yang kami usung adalah salam silaturahmi, salam kicau mania salam sahabat," seloroh Nova.

Meskipun banyak membernya yang berasal dari luar Jakarta, untuk menjalin komunikasi mereka tetap keeping touch melalui media sosial atau setiap sebulan sekali menggelar kopi darat yang berlokasi di kediaman Nova yang beralamat di Kebon Pala 2 No 12, RT 4 / RW13, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Dalam kopdar yang digelar, biasanya menjadi ajang para anggota untuk berdiskusi dan sharing bareng. Tak hanya itu saja, salah satunya membahas mengenai agenda tentang event yang biasa mereka selenggarakan.

“Kalau enggak ada halangan, Insha Allah dalam waktu dekat kami akan menggelar event lagi tapi masih dalam pembahasan sih,” kata Nova memberikan bocoran.

Meskipun saat ini popularitas kenari tidak seperti ditahun-tahun sebelumnya, ia selalu berharap komunitas yang digarapnya akan selalu kompak dan solid.

“Harapan saya kedepannya, komunitas ini selalu solid dan menjaga tali silaturahmi. Oh iya next kedepannya sih pengen bisa merangkul sesama komunitas kenari. Apalagi komunitas berbasis kenari kan banyak yah. Kita sih maunya berbaur menjadi satu dan meleburkan visi dan misi,” tutupnya dipenghujung perbincangan.

Semarak Farewell Solo Beauty Muslimah 2017 bersama JCI Solo

Halaman: 
Penulis : Hartati, Hasballah