logo


Usir Hama Tikus, 800 Ekor Burung Hantu Dibudidayakan di Sini

Burung itu dirumahkan dalam penangkaran di 421 rumah burung hantu di 249 desa di 16 kecamatan.

11 September 2015 12:43 WIB

Burung hantu. (google)
Burung hantu. (google)

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Ada 800 ekor burung hantu diBudidayakan di Kabupaten Temanggung. Ini dilakukan demi mengusir hama tikus yang sering menyerang tanaman pangan di kabupaten tersebut.

Kepala Badan Penyuluhan Kabupaten Temanggung, Andristi mengatakan pengembangbiakkan predator tikus itu dimulai 2012 dan hingga awal September tercatat berhasil membiakkan setidaknya 800 ekor. Burung itu dirumahkan dalam penangkaran petani dan lainnya di 421 rumah burung hantu di 249 desa di 16 kecamatan.

"Keberadaan burung hantu dapat menekan populasi tikus sawah. Burung hantu ramah lingkungan dan menyeimbangkan alam. Satu ekor burung hantu rata-rata 7 ekor tikus setiap hari," katanya, Jumat (11/9) di Temanggung.

Menurutnya, pemBudidayaan burung hantu itu dilakukan di beberapa kelompok tani dengan diberikan sepasang burung hantu. Dari keduanya dihasilkan enam hingga delapan ekor anak per tahun, yang lantas diberikan pada petani lainnya untuk dirumahkan di rumah burung hantu yang ada di sawah.

Adapun nantinya pemanfaatan burung hantu untuk memberantas tikus dinilai sangat tepat karena burung hantu memangsa tikus pada malam hari, saat tikus berkeliaran keluar dari sarangnya.

Untuk itu, para penyuluh akan terus menambah populasi burung hantu. Langkahnya diantaranya menggerakkan penyuluh pertanian dan warga mencari-cari burung hantu yang masih liar dan belum memiliki rumah.
   

Petani Diminta Kerja 24 Jam, Demokrat: Edan!

Halaman: 
Penulis : Ali Hamid