logo


PM Malaysia Najib Razak : Kami Tidak Sembunyikan Informasi MH370

25 Maret 2014 18:24 WIB


MALAYSIA, JITUNEWS.COM - Perdana Menteri Malaysia Najib Razak menyatakan dengan tegas bahwa pihaknya tidak berniat menyembunyikan informasi tentang penerbangan Malaysia Airlines MH370 tujuan Beijing, Cina, dari pihak keluarga dan berwenang, demikian disampaikan Najib yang diliris dalam laman straitnews.com (25/03).

"Prioritas kami, setelah memastikan bahwa insiden itu terjadi di Samudra Hindia, adalah fokus melakukan pencarian di daerah ini,"tegas Najib.

Najib menambahkan, kotak hitam adalah satu-satunya cara untuk menemukan jawaban seperti apa yang terjadi pada pesawat Malaysia Airlines."Belum ada teori yang dapat dibuktikan," ujar Najib.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Australia Tony Abbot telah menawarkan bantuan kepada Malaysia pada Selasa (25/03).

"Ini bukan waktu untuk mempolitisir masalah ini, saatnya bagi kita untuk menunjukkan solidaritas kami dengan keluarga mereka di pesawat,"papar Najib.

Pada Senin (24/03) malam lalu, Najib mengumumkan bahwa pesawat Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH370 dinyatakan hilang dan jatuh di Samudera Hindia selatan dan dikhawatirkan semua penumpangnya tewas.(baca : Malaysia Airlines Hilang Di Samudera Hindia)

Pengumuman ini berdampak pada aksi unjuk rasa keluarga korban di Beijing, Cina, dengan mendatangani Kedutaan Besar Malaysia di sana. Kerabat korban sebagian besar meminta bukti-bukti pernyataan PM Malaysia Najib Razak tersebut. (baca : Kerabat Korban Malaysia Airlines Mengamuk)

Sementara itu di tempat terpisah, Menteri Pertahanan Australia David Johnston mengatakan, identifikasi positif soal puing MH370 akan memakan waktu setidaknya selama 24 jam.

"Sampai puing-puing ditemukan, semuanya masih spekulasi,"ujar Johnston.

Johnston menambahkan, jarak ke lokasi pencarian dari Perth setara dengan jarak ke Victoria."Kami tidak mencari jarum di tumpukan jerami, kami masih berusaha untuk menemukan tumpukan jerami,"ujarnya untuk mengartikan "operasi besar" di salah satu bagian yang paling terpencil di dunia.

 

Malaysia Airlines Hilang Di Samudera Hindia

Halaman: 
Penulis : Tommy Ismaya, Tommy Ismaya