logo


Wow, Tabung Gas Melon di Padang Dipakai Tukang Tambal Ban

Biasanya, menghabiskan 3 liter minyak tanah untuk satu minggu kerja membakar tambal ban

10 September 2015 14:39 WIB

ISTIMEWA
ISTIMEWA

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ada hal yang tidak biasa dilakukan oleh bapak Epi (39) seorang pekerja bengkel tambal ban bocor untuk sepeda motor, di Indarung, Kota Padang, tepatnya di halaman gerbang PT Semen Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

Gas LPG 3 kg yang biasanya digunakan oleh ibu-ibu rumah tangga untuk memasak di dapur, ternyata bapak itu menggunakan gas LPG 3 kg sebagai bahan pembakar tambal ban bocor sepeda motor.

Katanya, semenjak ia menggunakan gas LPG 3 kg untuk membakar tambal ban biaya kebutuhan pembakarnya lebih irit, ketimbang menggunakan bahan bakar minyak tanah. "100 kali lipat iritnya," ujar Epi,  Kamis (10/9).

Biasanya, menghabiskan 3 liter minyak tanah untuk satu minggu kerja membakar tambal ban, dengan rata-rata minimal 10 kali melakukan pembakaran tempel benan.

"Kalau dengan gas LPG 3 kg ini, satu tabung itu tahan hingga 1 bulan lebih, dan saya sudah melakukan hal ini sebelum bulan Ramadhan lalu," katanya.

Menurutnya, dengan harga gas LPG 3 kg yang hanya Rp17.000 per tabung telah membuat penghasilan tambal bannya meraup angka yang cukup besar. Setidaknya per hari itu ia mampu mendapatkan uang Rp 80.000.

"Minyak tanah itu di Padang Rp13.000 per liternya, jika 3 liter perminggunya, uang yang harus saya keluarkan, Rp39.000 perminggunya," terangnya.

Munculnya ide tersebut, di akui Epi ketika ia melihat adanya sepeda motor yang menggunakan bahan bakar gas LPG 3 kg. "Cara ini inisiatif saya sendiri, hanya saya melakukan cara membakar tambal ban bocor di Padang ini dengan gas LPG 3 kg, setahu saya ya," ceritanya. (Mohammad Noli Hendra)

Wamendag Ngotot Soal Sustainable Palm Oil di Parlemen Eropa

Halaman: 
Penulis : Ali Hamid
 
×
×