logo


Klik! Ini Cara Jitu Meracik MOL Sayur Untuk Menyuburkan Tanaman

MOL sayur sangat tepat diaplikasikan saat tanaman memasuki fase vegetatif hingga menjelang generatif

9 September 2015 12:20 WIB

Mikro Organisme Lokal. (Ist)
Mikro Organisme Lokal. (Ist)

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Kata siapa limbah sayuran tak bermanfaat? Selain dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak kambing, sapi atau kelinci, ternyata limbah sayuran juga dapat dijadikan sebagai bahan kompos yang berkualitas atau dijadikan sebagai bahan untuk media mengembangbiakkan MOL, lho!

MOL (Mikro Organisme Lokal) adalah cairan yang dibuat dari bahan-bahan alami yang disukai sebagai media hidup dan berkembangnya mikro organisme. Dalam MOL sayuran mengandung sitokinin, karbohidrat, juga bakteri Pseudomonas, Aspergilus dan Lactobacillus. Kelebihan dari MOL sayuran ini adalah ketersediaan bahan yang berlimpah disekitar kita, terutama sisa-sisa masakan para ibu rumah tangga.

Manfaat dari MOL sayur adalah sebagai mikroorganisme pengurai (pembuat kompos) dan penyubur tanaman, jadi sangat tepat jika diaplikasikan saat fase vegetatif hingga menjelang generatif yaitu umur pra tanam, 10, 20, 30 dan 40 HST (Hari Setelah Tanam).

Dengan konsentrasi 5-10 ml per liter air biasanya sudah cukup untuk menyuburkan tanaman. Beda halnya jika untuk pembuatan kompos, butuh konsentrasi yang lebih besar, biasanya sekitar 100-200 ml per liter air dan juga masih perlu ditambahkan gula jawa sekitar 2 % dari volume air.

Nah, bagi Anda yang tertarik memanfaatkan limbah sayur untuk dijadikan MOL, berikut JITUNEWS uraikan cara membuatnya :

Bahan :

  • 10 kg limbah sayuran hijauan (sawi, bayam, kol, brokoli, kangkung, caisim dll).
  • Garam 5 % dari berat bahan.
  • Air cucian beras 10 liter.
  • Gula merah/gula jawa 2 % dari cairan yang peroleh setelah 3 minggu.


Cara membuat :


Ini Penyebab Sayuran Organik Berbentuk ‘Tak Sempurna’

  • Bahan sayuran dipotong kecil-kecil.
  • Masukkan dalam ember, setiap ketebalan 5 cm ditaburi garam secukupnya.
  • Tambahkan air cucian beras hingga 10 liter.
  • Tutup drum/ember dengan plastik lalu ikat dengan rafia atau karet.
  • Tuangkan air diatas plastik tersebut agar wadah bisa tertutup rapat.
  • Setelah 3-4 minggu ember/ drum dibuka, dan cairan yang diperoleh diambil (biasanya berwarna kuning kecokelatan atau sesuai bahan sayurnya).
  • Tambahkan gula jawa/gula merah sebanyak 2 % dari cairan tersebut. Kalau cairannya 20 liter berarti butuh 4 ons gula.


Selamat mencoba!

Raup Untung Hingga Rp 5 Juta dari Pepaya California

Halaman: 
Penulis : Agung Rahmadsyah, Riana