logo


Apakah Fermentasi Ampas Tahu Bagus Untuk Pakan?

Ampas tahu dalam keadaan segar berkadar air sekitar 84,5% dari bobotnya.

3 September 2015 11:17 WIB

Pengolahan ampas tahu.(Ist.)
Pengolahan ampas tahu.(Ist.)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Apakah Anda tahu bahwa protein ampas tahu mempunyai nilai biologis lebih tinggi daripada protein biji kedelai dalam keadaan mentah? Alasannya adalah karena bahan ini berasal dari kedelai yang telah dimasak. Ampas tahu juga mengandung unsur-unsur mineral mikro maupun makro yaitu: Fe 200-500 ppm, Mn 30-100 ppm, Cu 5-15 ppm, Co < 1 ppm dan Zn > 50 ppm.

Ampas tahu dalam keadaan segar berkadar air sekitar 84,5% dari bobotnya. Kadar air yang tinggi dapat menyebabkan umur simpannya pendek. Ampas tahu basah tidak tahan disimpan dan akan cepat menjadi asam dan busuk selama 2-3 hari, sehingga ternak tidak menyukai lagi. Ampas tahu kering mengandung air sekitar 10,0-15,5% sehingga umur simpannya lebih lama dibandingkan dengan ampas tahu segar.

Dengan melakukan pengolahan lebih lanjut, ampas tahu akan memiliki nillai ekonomis yang cukup tinggi. Pengolahan ampas tahu dapat berupa kerupuk, makanan ringan maupun bahan dasar pakan ikan. Dalam dunia Budidaya sekarang ini, pakan ampas tahu merupakan pakan alternatif yang sedang diminati para petani.

Pakan ampas tahu selain biaya produksinya rendah dibanding pakan sejenisnya, pakan ampas tahu ini juga dapat mempercepat pertumbuhan ikan.

Menurut hasil penelitian terbaru, proses pembuatan pakan ampas tahu dengan fermentasi ini mengandung alkohol. Kandungan alkohol yang terdapat dalam ampas tahu ini memiliki kekurangan dan kelebihan.

Kekurangannya ialah pakan berbahan dasar ampas tahu tidak boleh diberikan pada organisme yang akan dijadikan indukan maupun calon induk, hal ini akan menetralkan gonad sang calon induk.


KKP Bangun Pasar Ikan Modern Ketiga di Palembang

Sementara kelebihannya ialah pakan ini dapat digunakan sebagai bahan kimia alternatif pengganti hormon tirosin untuk proses sex reversal yang bertujuan untuk menyamakan gender ikan Budidaya agar pertumbuhan ikan Budidaya menjadi lebih cepat.

Forikan Indonesia Dukung Pemerintah Cegah Stunting

Halaman: 
Penulis : Agung Rahmadsyah, Tommy Ismaya