logo


Klik! Ini Pakan Ideal Untuk Puyuh

Pemilihan pakan pada burung puyuh akan mempengaruhi kualitas dari telur itu sendiri

1 September 2015 16:07 WIB

Burung puyuh. (Ist)
Burung puyuh. (Ist)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Meski terbilang burung liar, burung puyuh termasuk jenis unggas kecil yang bisa diternakan. Puyuh dapat dimanfaatkan telurnya untuk di konsumsi. Dewasa ini permintaan telur puyuh di Indonesia sangat melimpah. Untuk itu bisa dikatakan jika ternak puyuh merupakan bisnis yang menjanjikan.

Pada dasarnya, dalam pemeliharaan burung puyuh, pemilihan pakan pada burung puyuh akan mempengaruhi kualitas dari telur itu sendiri. Nutrisi pakan harus mencukupi kebutuhan hidup puyuh petelur, pasalnya produksi telur adalah produk akhir dari aktifitas metabolisme hidup puyuh. Artinya, setelah terpenuhi kebutuhan hidup pokok, baru kemudian nutrisi yang ada baru dimetabolismekan untuk produksi telur. Untuk itu, peternak dituntut untuk menghasilkan telur yang berkualitas dengan campuran pakan yang murah.

Lantas, seperti apa pakan puyuh yang ideal? Dilansir dari bebeja, idealnya pakan puyuh dewasa atau sedang bertelur terdiri dari campuran pakan pabrik, jagung halus, dan dedak berkadar protein 20 %.

Nah, untuk memperoleh pakan berkadar protein 20 % itu, peternak dapat meramu pakan dengan kompoisi 36 kg jagung, 7 gram sorgum, 24 kg bekatul, 2,5 kg tepung gaplek, 4,5 kg tepung daun pepaya, 9 kg bungkil kedelai, 12 kg tepung bekicot, dan 4,5 kg tepung daun ubi kayu.

Seringkali peternak memberi pakan berkadar protein di atas 24 %. Padahal protein tinggi hanya diperlukan puyuh sampai umur 5 minggu. Setelah itu puyuh hanya perlu diberi pakan dengan kandungan protein lebih rendah, berkisar 15 %. Kelebihan protein itu menjadi mubazir karena puyuh tidak dapat memanfaatkannya menjadi daging. Pyuh dewasa menghabiskan pakan 20-22 gram/ekor/hari.
 

Mau Usaha Ternak Burung Puyuh? Ini Kiat Suksesnya..

Halaman: 
Penulis : Riana