logo


PPSN Siap Gelar FGD RUU Keamanan Nasional

RUU Keamanan Nasional telah memasuki ranah program legislasi nasional pada tahun 2016

24 Agustus 2015 10:00 WIB

Ilustrasi. (Ist)
Ilustrasi. (Ist)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Keamanan nasional Indonesia merupakan suatu sistem yang dibangun dan dikembangkan, untuk menjamin keamanan, kedamaian,  ketertiban dan kelancaran pengelolaan pembangunan nasional untuk mewujudkan  pencapaian kepentingan dan tujuan nasional dalam bingkai NKRI.

Mengingat demikian pentingnya sistem keamanan nasional itu, maka pengembangan konsep harus disusun sesuai dengan kebutuhan bangsa Indonesia dan tidak boleh bertentangan dengan prinsip universal yang berlaku pada negara bangsa di dunia, yang antara lain memperhatikan dinamika perkembangan konsep keamanan dan kompleksitas bahaya serta kemungkinan risiko penyelenggaraan negara. Tidak kalah pentingnya, juga harus memperhatikan kemampuan negara Indonesia.


 
Untuk menjamin terwujudnya upaya  pengelolaan keamanan nasional yang sinergik, holistik dan  untuk menghindari kekhawatiran publik serta kemungkinan terjadinya penyalahgunaan kekuasaan atas nama keamanan nasional  itu sendiri, maka diperlukan adanya Undang Undang yang mengatur penyelenggraan kekuasaan negara sesuai dengan status kondisi kehidupan nasional, baik yang sifatnya eskalatif maupun yang sifatnya eksplosif, serta terukur, legal dan legitimate.   
    
Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Keamanan Nasional telah memasuki ranah program legislasi nasional pada tahun 2016, namun proses pembahasan menuju pada penetapan RUU Kamnas yang mampu memenuhi kebutuhan, aspirasi dan kemampuan bangsa Indonesia,  masih  memerlukan atensi dan komitmen berbagai pihak, tak terkecuali PPSN, agar RUU tentang Keamanan Nasional tersebut memperoleh legitimasi yang  kuat demi kesinambungan pembangunan nasional.

 
 
Berkaitan dengan hal tersebut, Pusat pengkajian Strategi Nasional (PPSN) akan menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan mengangkat topik “Sumbangan Pemikiran Materi Muatan RUU Dalam Penyusunan RUU Keamanan Nasional”, yang akan menampilkan para nara sumber berkompeten di bidangnya.   FGD akan dilaksanakan pada hari Kamis, 27 Agustus 2015, pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai, bertempat di Kantor PPSN, Jl. Patra Kuningan VIII No. 14, Jakarta Selatan.
 
Maksud FGD adalah mengumpulkan dan mengeksplorasi pemikiran tentang materi muatan  RUU tentang Keamanan Nasional yang aspiratif, baik dan benar menurut kaidah akademik, serta mampu dilaksanakan oleh para pengemban fungsi pemerintahan negara. Sedangkan tujuannya, tersusunnya sumbangan materi muatan  RUU yang  mampu menampung aspirasi masyarakat dan kebutuhan bangsa Indonesia.

PPSN Bekerja Sama dengan IKAL Selenggarakan FGD "Saber Pungli"

Halaman: 
Penulis : Ali Hamid