logo


Pertamina EP Asset 2 'Dibayangi-bayangi' Pencurian dan Sabotase

Guna mengantisipasi tindakan seperti itu, dengan terpaksa Pertamina EP beroperasi selama 24 jam.

21 Agustus 2015 11:19 WIB

Ilustrasi Pertamina EP.(Ist.)
Ilustrasi Pertamina EP.(Ist.)

General Manager of PT Pertamina EP Asset 2, Ekariza, stated that running a big oil and gas business would face challenges. Because the process of energy provision was not easy.

JAKARTA JITUNEWS.COM
- General Manager PT Pertamina EP Asset 2,
Ekariza mengungkapkan, bahwa menjalani bisnis minyak dan gas (migas) yang besar tentu memiliki tantangan. Pasalnya, dalam proses menyediakan energi ini bukanlah hal yang mudah.

"Selain masalah teknis, banyak juga permasalahan sosial yang dapat mengganggu operasional seperti upaya pencurian fasilitas produksi, pencurian minyak sabotase dan beberapa hal lain," ungkap Ekariza kepada wartawan di Kantor Pertamina EP Asset 2 Prabumulih baru-baru ini, Sumatera Selatan (Sumsel).

Guna mengantisipasi tindakan seperti itu, Ekariza mengatakan, pihaknya memberlakukan Pertamina EP selama 24 jam beroperasi dan harus memantau pipa-pipa migas milik perseroan.


Pasokan Energi Aman, Menteri ESDM Apresiasi Kesiapan Satgas Nataru Pertamina Patra Niaga

"Selama 24 jam penuh kami beroperasi mengamankan produksi migas agar berjalan lancar dan dapat memenuhi kebutuhan energi bagi Indonesia terutama di wilayah Sumatera Selatan," katanya.

Tak hanya itu, Ekariza juga mengaku, turut memberi pemasukan bagi daerah melalui dana bagi hasil yang sudah diatur oleh Kementerian keuangan (Kemenkeu) yang masuk dalam Dana Perimbangan Pusat dan Daerah.

"Mengingat tingginya kebutuhan akan energi, kami meminta dukungan dari seluruh pihak agar kami di lapangan dapat beroperasi secara lancar sehingga dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi Negara dan daerah penghasil," jelasnya.

Seperti diketahui, Sumatera Selatan dikenal sebagai salah satu lumbung energi migas di Indonesia. PT Pertamina EP Asset dua yang berkantor di Kota Prabumulih menjadi salah satu Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang turut beroperasi di wilayah tersebut.

Lebih dari 700 kilometer (Km) panjang rute transportasi pencarian migas yang terbagi menjadi 2 rute pipa yaitu rute Limau-Prabumulih hingga ke Plaju sepanjang 391 km dan rute Pendopo-Adera hingga ke Plaju sepanjang 330 km.

Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat Raih 2 Emas Penghargaan PROPER 2021

Halaman: 
Penulis : Deni Muhtarudin