logo


Gawat, Kekeringan di Pulau Jawa Pengaruhi Harga Pangan di Sumbar

Di Sumatera Barat (Sumbar) harga cabai Rp 45.000/Kg, sedangkan bawang merah Rp 20.000/Kg

18 Agustus 2015 00:00 WIB


SUMBAR, JITUNEWS.COM- Kepala Kantor Perwakilan (KPW) Bank Indonesia (BI) Sumatera Barat (Sumbar) Puji Atmoko, memperingatkan Pemerintah Provinsi Sumbar untuk selalu menjamin kelancaran distribusi dan pasokan bahan kebutuhan pangan strategis, yang masih didatangkan dari Provinsi lain, seperti bawang dan cabai merah yang masih didatangkan dari Pulau Jawa.

Hal tersebut disampaikan lantaran seiring dengan perkirakan angka inflasi oleh BI, yang akan terjadi di Sumbar. Saat ini inflasi tahunan di Sumbar,terhitung dari Bulan Januari hingga Juli, masih minus 0,66 persen, atau masih mengalami deflasi. Bahkan, Puji memperkirakan, jika 5 bulan mendatang terjadi inflasi rata-rata 1 persen setiap bulannya, maka secara matematis inflasi tahunan Sumbar tahun 2015 hanya mencapai angka 4,3 persen.

Untuk itu, ditambahkan Puji, dalam satu bulan bisa saja inflasi Indonesia lebih dari 2 persen karena ada pengaruh pasokan kebutuhan pangan, yang masih didatangkan dari daerah lain, seperti Jawa.


Mendekati Hari-H Lebaran, Pemerintah Diminta Antisipasi Lonjakan Harga Daging

"Saat ini Pulau Jawa mengalami kekeringan yang dapat menyebabkan kegagalan panen pada sejumlah komoditi pertanian, sehingga mengancam ketersediaan pasokan ke Sumbar, dan itu bisa memicu lonjakan harga," jelas Puji, di Sumbar.

Karena itu, ia berharap agar pengawasan dan intervensi untuk menstabilkan harga tetap harus dilakukan oleh pemerintah provinsi, dengan menurunkan tim pemantau ke lapangan serta menginformasikan secara rutin harga kebutuhan pangan ke masyarakat, sebagai langkah meminimalisir permainan harga oleh kelompok pedagang.

Sebagai gambaran, khusus harga cabai merah yang berada di tiga pasar, yakni Pasar Raya Padang, Pasar Siteba, dan Pasar Siteba mencapai Rp 45.000 perkilogramnya. Sedangkan harga bawang merah perkilogramnya mencapai Rp 20.000. (Muhammad Noli Hendra)

Pengamat Ragukan Efektivitas Pemanfaatan Kartu Tani

Halaman: 
Penulis : Christophorus Aji Saputro