logo


Pembawa Duplikat Bendera itu Bernama Maria Felicia Gunawan

Sebanyak 68 Paskibraka terbaik Indonesia ambil tanggung jawab di hari peringatan kemerdekaan ke 70.

17 Agustus 2015 00:00 WIB


JAKARTA, JITUNEWS.COM - Nama Maria Felicia Gunawan mencuri mata dalam upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 17 Agustus 2015. Selain cantik, Felicia sukses mengemban tugasnya sebagai pembawa duplikat bendera Merah Putih.

Siswi SMAK Penabur Gading Serpong, Banten, itu tidak menyia-nyiakan kesempatan yang datang kepadanya untuk bisa berpandang-pandangan langsung dengan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Dengan lembut namun pasti, paskibraka perempuan itu menaiki tangga menuju tempat tertinggi inspektur upacara, guna memberikan duplikat bendera pusaka.

Cia biasa paskibraka itu dipanggil, membawa sebuah baki yang kemudian diisi dengan duplikat bendera pusaka yang diserahkan oleh Presiden Joko Widodo selaku inspektur upacara. Dengan baki yang di atasnya berada bendera pusaka, Cia pun menuruni tangga dn kembali ke barisan untuk kemudian bersiap mengibarkan bendera pusaka.


Jarang Terjadi! Pada Malam Hari, Jokowi Lakukan...

Bendera pun diserahkan Cia kepada petugas pengibar bendera untuk dikibarkan. Setelah berkibar, Cia melaporkan diri kepada inspektur upacara bahwa tugas telah dilaksanakan. Atas tugas yang diemban Cia yang nyaris tanpa cacat, para hadirin pun menghadiahi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka 2015 dengan kemeriahan tepukan tangan.

Cia beserta 68 rekan anggota Paskibraka 2015, yang berasal dari 34 provinsi di Indonesia, bisa dikatakan sukses dalam mengemban tanggung jawab. Masing-masing provinsi mengirimkan dua dutanya yang terdiri dari satu orang putra dan satu putri.

Pada peringatan HUT ke 70 RI, tim Paskibraka dibagi menjadi dua kelompak tugas. Kelompak pertama diberi tanggung jawab sebagai upacara penaikan bendera, dan kelompok yang lain bertugas pada sore hari dalam penurunan bendera.

Ramai Seragam Paskibra Putri, Ferdinand: Duh Tuhan, yang Begini Diperebutkan Bangsaku?

Halaman: 
Penulis : Syukron Fadillah, Vicky Anggriawan