logo


Mahasiswa Tuntut Pemerintah Tutup Chevron Darajat Garut

Mahasiswa menuntut Chevron untuk segera menutup operasi Chevron Darajat Garut

13 Agustus 2015 00:00 WIB

PLTP milik PT Chevron Darajat Garut (Ist)
PLTP milik PT Chevron Darajat Garut (Ist)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ratusan mahasiswa yang menamakan dirinya Aliansi Mahasiswa Pemuda Peduli Lingkungan (AMPPI) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor pusat Chevron Pacific Indonesia di bilangan Senayan, Kamis (13/8). Dalam aksinya, mahasiswa menuntut Chevron untuk segera menutup operasi Chevron Darajat Garut yang telah merusak lingkugan sekitar daerah operasi.

"Garut yang memiliki sumber kekayaan alam sangat melimpah bahkan menjadi lumbung Pertanian nasional kini terancam rusak bahkan terancam menjadi korban pengurasan. Saat ini masyarakat Garut resah akibat adanya operasi Chevron Darajat," kata Koordinator Aksi Nyangnya Solehadin saat aksi di Jakarta, Kamis (13/8).

Menurut Nyangnyang, semenjak adanya Chevron Darajat, masyarakat sekitar menjadi sulit mendapatkan air bersih. Apalagi menurutnya, Chevron membuat bendungan di sumber air bersih di Gunung darajat sehingga menghentikan pasokan air bersih ke pemukiman masyarakat. Tak hanya itu, Chevron Darajat juga telah menghilangkan sumber mata pencarian penduduk yang dulunya bergantung dengan lahan pertanian.

"Masyarakat kebingungan untuk mencari sumber mata pencarian. Jangankan memanfaatkan hasil hutan dan ladang, bahkan untuk mendapatkan sumber air bersih saja mereka sulit," imbuh Nyangnyang.

Untuk itu, habisnya masa kontrak Chevron Darajat Garut harus dijadikan momentum agar pemerintah menghentikan pemanfaatan energi panas bumi Gunung Darajat Garut yang dilakukan Chevron.

Untuk diketahui, PT Chevron Darajat Garut mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) yang memanfaatkan panas bumi sebagai sumber energinya. Panas bumi ini kemudian diolah menjadi energi listrik.

PLTP Darajat memiliki 3 unit pembangkit, yang teranyar ialah Darajat unit 3. Darajat unit 3 yang berkapasitas 110 MW masuk ke dalam sistem interkoneksi Jawa-Bali. PLTP Darajat 3 yang terletak di Kecamatan Pasirwangi, Garut, Jabar dimiliki oleh Chevron Geothermal Indonesia dan PT Pertamina (Persero). Pembangkit unit 1 (55 MW) dan unit 2 (94 MW) sudah beroperasi. Dengan penambahan unit 3, maka PLTP Darajat yang dioperasikan perusahaan yang bermarkas di California itu mampu menghasilkan total 259 MW.

Darajat 3 merupakan proyek energi panas bumi terbesar di dunia yang terdaftar dalam program Clean Development Mechanism (CDM), sebuah instrumen Protokol Kyoto untuk mendorong implementasi pengurangan dampak gas rumah kaca dari kegiatan produksi.

Ratusan Karyawan Freeport dari Mimika Gelar Demo di Monas

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan