logo


Terjawab Sudah Alasan Mengapa Cincin Kawin Disematkan Di Jari Manis

Bentuknya yang melingkar melambangkan cinta yang abadi dan tiada akhir

10 Agustus 2015 00:00 WIB


JAKARTA, JTIUNEWS.COM - Selain memiliki buku nikah, cicin kawin juga bisa menjadi penanda kalau seseorang telah menikah. Bentuknya yang melingkar melambangkan cinta yang abadi dan tiada akhir.

Dalam upacara pernikahan, ada salah satu prosesi yang tidak boleh dilewatkan, yaitu pertukaran cicin kawin. Cicin tersebut bisanya disematkan oleh suami kepada istri di jari manis, begitu juga sebaliknya. Lalu pertanyaannya, mengapa di sematkan di jari manis?

Seperti yang dilansir dari mervisdiamond, pada ribuan tahun lalu, ada suatu kepercayaan bangsa Yunani dan Romawi kuno bahwa pembuluh darah yang berada di jari manis atau jari keempat tangan manusia mengarah langsung ke bagian jantung. Pembuluh darah ini mempunyai sebutan 'vena amoris' yang berarti pembuluh darah cinta.

Keyakinan ini menyebabkan tradisi mengenakan cicin kawin di jari tertentu melambangkan rasa cinta antara pasangan yang menikah. Banyak orang yang masih mempercayai hal ini. Namun menurut beberapa penelitian ilimah dan mitos tidaklah benar.

Dalam budaya Barat, cicin pernikahan umumnya dikenakan pada jari manis tangan kiri. Mengapa di tangan kiri? Karena manusia lebih banyak menggunakan tangan kanannya untuk beraktivitas dibandingkan tangan kiri, sehingga cicin tidak mudah rusah atau tergores. Sedangkan jari manis tangan kiri merupakan jari yang jarang digunakan dalam melakukan kegiatan dan bagi para pasangan akan merasa nyaman dan aman untuk mengenakannya di tangan kiri.

Namun di beberapa negara, seperti di Spanyol, Venezuela, Peru, India, Norwegia, Denmark dan Indonesia memiliki tradisi mengenakan cicin pernikahan di jari manis tangan kanan. Tangan kanan merupakan tangan yang lebih dominan, diibaratkan sebagai simbol pernikahan yang kuat dan tidak mudah goyah.

Wanita Hobi Selingkuh Bisa Dilihat dari Bentuk Jarinya Lho, Penasaran?

Halaman: 
Penulis : Suciati, Hasballah
 
×
×