logo


Soal El Nino, Gubernur Sulsel: Panen Padi Kami Normal!

Di wilayah barat, memang sudah mengalami kekeringan, namun tanaman padi telah selesai masa panen

7 Agustus 2015 12:00 WIB

Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo saat membawa hasil panen dengan motor. (twitter/@Syahrul_YL)
Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo saat membawa hasil panen dengan motor. (twitter/@Syahrul_YL)

MAKASSAR, JITUNEWS.COM - Dampak El Nino yang mengakibatkan terjadinya musim kemarau berkepanjangan yang terjadi di berbagai negara, termasuk pula di Indonesia, telah membuat kekeringan dan gagal panen, khususnya padi, di berbagai daerah.

The impact of El Nino that results in long dry seasons in many countries including Indonesia has caused droughts and failed crops particularly rice in many regions.

Namun, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) telah memastikan jika dampak El Nino yang terjadi tidak terlalu berpengaruh bagi Sulsel, karena panen padi dapat tetap berjalan seperti biasanya.

Hal tersebut diungkap Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo dikantornya, Kamis (6/8) kemarin."Untuk wilayah utara dan timur Sulsel, masih terjadi hujan yang membuat tanaman baik sayur maupun padi, masih dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, sementara wilayah barat, sudah mengalami kekeringan, namun tanaman padi telah selesai masa panen," ungkap Syahrul seperti dilansir dalam laman resmi Pemprov Sulsel.

Pemprov Sulsel sendiri juga telah menjamin jika Sulsel akan dapat melewati musim kemarau ini dengan baik, apalagi berbagai langkah telah dilakukan, termasuk dengan menambah serapan stok beras bulog dari 3000 hingga 5000 ribu ton. 


Kesejahteraan Petani Menurun, Mentan Siap Melawan Usaha Alih Fungsi Lahan

“Kami juga akan terus melakukan komunikasi dengan seluruh pemerintah daerah se-Sulsel, agar sektor pertanian kita tidak terpengaruh dengan cuaca yang ada, termasuk bisa disuplai ke provinsi lainnya di Indonesia,” pungkas Syahrul.

Mentan Apresiasi Produsen Benih Nasional di Jember

Halaman: 
Penulis : Tommy Ismaya