logo


Putu: Calon Tunggal dengan Elektabilitas Tinggi Sahkan Saja Lewat Perppu

Sebaiknya perppu diterbitkan guna mengesahkan calon tunggal yang ada

5 Agustus 2015 00:00 WIB

Mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) I Gusti Putu Artha. (Ist)
Mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) I Gusti Putu Artha. (Ist)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) I Gusti Putu Artha mendukung penerbitan perppu sebagai langkah menghindari terjadinya penundaan Pilkada di tujuh daerah pemilihan yang hanya diikuti satu pasang calon. Ia juga menyarankan agar calon tunggal dengan elektabilitas tinggi langsung saja disahkan.

"Sebaiknya perppu diterbitkan guna mengesahkan calon tunggal yang ada. Jadi tak perlu ditunda," jelas Putu saat dihubungi Jitunews.com, Rabu (4/8).

"Kemudian calon dengan elektabilitas tinggi sebaiknya langsung saja ditetapkan. Mengingat secara psikologis calon tersebut sesungguhnya memang dikehendaki masyarakat," tambahnya.

Seperti yang telah dikabarkan sebelumnya, bahwa setelah masa pendaftaran calon kepala daerah diperpanjang hingga 3 Agustus kemarin, rupanya pencalonan tunggal tidak bisa terelakan di tujuh daerah pemilihan. Ketujuh daerah yang masih mengusung calon tunggal itu adalah Blitar, Pacitan, Surabaya, Timor Tengah Utara, Mataram, Samarinda dan Tasikmalaya. Terkait hal itu, KPU Daerah memilih sikap untuk mentoleransi kepada calon kepala daerah dengan kembali memperpanjang masa pendaftaran hingga 5 Agustus mendatang (hari ini).

Putu menyarankan opsi pengesahan langsung terhadap calon tunggal dengan elektabilitas tinggi melalui perppu merupakan sebuah hal yang mendesak. Tetapi hal tersebut hanya berlaku pada Pilkada yang bakal digelar 9 desember 2015. Sedangkan untuk Pilkada gelombang selanjutnya, Putu menyarankan agar berkas calon tunggal yang masuk dikembalikan kembali sambil menunggu kontestan lainnya.

"Untuk Pilkada 2017, berkas yang masuk dikembalikan lagi kepada calon kepala daerah beserta parpol pendukung. Dengan demikian hal tersebut bakal memaksa parpol untuk mengusulkan nama lain untuk bertarung. Meski akhirnya calon boneka tak bisa dihindari," sambungnya.

Dikabarkan siang ini Presiden beserta sejumlah menteri, perwakilan KPU, MPR, DPR, dan partai politik bakal rapat membahas tentang permasalahan calon tunggal. Rapat yang digelar di Istana Bogor tersebut menghembuskan bahwa Jokowi bakal menyelesaikannya dengan mengeluarkan perppu.

ICW: Pilkada Serentak 2020 Mesti Ditunda Karena Rawan Kecurangan dan Berbahaya

Halaman: 
Penulis : Syukron Fadillah, Vicky Anggriawan