logo


Kenalin, Benih Padi Unggul IPB Mampu Hasilkan 9,6 Ton/ Ha

Varietas benih padi unggul itu diharapkan mampu memberikan kontribusi swasembada pangan.

3 Agustus 2015 06:00 WIB

ISTIMEWA
ISTIMEWA

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Di tengah fenomena El Nino, beberapa peneliti dari IPB berhasil menemukan benih padi unggul varietas IPB 3S. Benih tersebut dihasilkan dengan teknologi IPB Prima yang terbukti mampu menghasilkan 9,6 ton/hektare rill, pada panen raya Kelompok Tani Banyu Mukti I, Desa Plawad, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Peneliti dari Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian IPB Dr Sugyanto, saat menghadiri panen raya di Karawang, Minggu mengatakan, varietas benih padi unggul itu diharapkan mampu memberikan kontribusi pada tercapainya swasembada pangan.

"IPB memberikan pembinaan kepada petani dalam program show window di lahan 140 hektar. Tahun ini kami rencanakan akan bertambah di dalahn seluas 600 hektar," katanya

Menurutnya, teknologi IPB Prima sudah diterapkan di lahan seluas 140 hektare pada empat musim yang berbeda. Hasilnya saat pembenaman jerami dan aplikasi pupuk bioorganik IPB bio mampu memperbaiki kesuburan tanah dan populasi musuh alami.

Jika sebelum digunakan IPB 3S hasil panen padi berkisar 4 sampai 6 ton/hektare maka dengan hasil IPB 3S hasilnya adalah 10,7 - 10,7 ton/hektare dan rill 7,4 - 9,6 ton/ hektare. "Saat ini ini di lokasi program pembinaan IPB di Desa Plawad dapat mencapai rata-rata delapan ton/hektar," ungkapnya.

Adapun harga gabah untuk jenis varietas ungul ini dijual Rp5.200/kilogram, sehingga petani mendapat keuntungan dari usaha tani yang cukup tinggi pada musim ini.

"Kunci keberhasilan ini adalah penerapan teknologi IPB Prima, perbaikan lingkungan terutama tanah, dan penerapan best pratice, penggunaan varietas berpotensi hasil tinggi, pendampingan oleh dinas, penyuluh dan juga perguruan tinggi," tuturnya.

Teknologi Jitu Robot Khusus Pemanggil Walet

Halaman: 
Penulis : Ali Hamid