logo


Soal Pilkada, Dua Kubu Golkar Sepakati Hasil Survei

Kubu Munas Bali dan Ancol telah sepakat bahwa hasil survei yang akan menjadi patokan Pilkada nanti

20 Juli 2015 01:32 WIB

ISTIMEWA
ISTIMEWA

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menjelang masa pendaftaran calon kepala daerah pada tanggal 26-28 Juli 2015 mendatang, Partai Golkar kubu Musyawarah Nasional (Munas) Bali mengaku, tak lagi menemui hambatan yang signifikan.

Theo Sambuaga selaku anggota Tim Penjaringan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Partai Golkar kubu Munas Bali yang mengungkapkan hal tersebut. Ia menegaskan, kini partainya tak lagi menemui hambatan yang signifikan dalam mengusung pasangan calon kepala daerah kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Praktis tidak ada, kami sepakat bahwa hasil survei adalah patokannya," ungkap Theo kepada wartawan baru-baru ini di Jakarta.


Jokowi Akan Tentukan Arah Kapal Besar 'Relawan Jokowi' di 2024

Seperti yang telah diketahui bersama, bahwa partai politik diberikan waktu selama dua hari oleh KPU untuk mengusung pasangan calon kepala daerahnya, yakni pada tanggal 26-28 Juli 2015.

Untuk itu, Theo juga mengatakan, bahwa 10 orang anggota Tim Penjaringan telah menemui sebanyak 80 persen dari 269 daerah, dan ternyata mereka memiliki pasangan calon yang sama (sama dengan kubu Ancol). Sebanyak 20 persen sisanya bakal diselesaikan melalui hasil survei yang notabene-nya saat ini telah berjalan.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar dari kubu Munas Bali ini juga menambahkan, kalau di beberapa daerah, Partai Golkar telah sanggup untuk mengusung pasangan calonnya sendiri. Sehingga tidak dalam posisi mendukung calon pasangan kepala daerah dari partai lainnya.

"Seperti Propinsi Sulawesi Utara dan Tengah. Begitu juga Riau dan Banten kami bisa dan siap ajukan sendiri. Bahkan di tingkat kabupaten lebih banyak lagi," tambahnya.

Theo pun percaya diri jika partai yang berlambang pohon beringin ini sanggup memenangkan sebanyak 54 persen dari 269 daerah yang akan melaksanakan Pilkada secara serentak pada tanggal 9 Desember 2015 mendatang.

Sedangkan terkait survei calon pasangan kepala daerah, Theo mempercayai, delapan lembaga survei, diantaranya Lembaga Survei Nasional (LSN), Poll Tracking dan Saiful Mujani Research Consulting (SMRC) telah disebar di beberapa daerah untuk menyeleksi calon-calon kepala daerah.

Soal Pilpres 2024, Prabowo: Kalau Diberi Kesempatan untuk Mengabdi Ya Pasti Mau Dong

Halaman: 
Penulis : Syukron Fadillah, Deni Muhtarudin
 
×
×