logo


Potensi Perikanan Tangkap NTT Belum Digarap Secara Maxi

Baru digarap sekira 38 persen dari total yang keseluruhan

18 Juli 2015 00:00 WIB

ISTIMEWA
ISTIMEWA

KUPANG, JITUNEWS.COM- Potensi perikanan tangkap yang ada di wilayah perairan Nusa Tenggara Timur (NTT) rupanya belum dimanfaatkan secara optimal. Tercatat, saat ini baru 38 persennya saja yang dikelola, atau setara dengan 41.000 ton dari total sebanyak 180.000 ton per tahun.

"Potensi perikanan tangkap memang luar biasa, tetapi belum dimanfaatkan secara optimal. Dari potensi yang diperbolehkan, pemanfaatannya belum mencapai 50 persen," kata Kepala Bidang Perikanan Tangkap dan Pengawasan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTT Ganef Wurgiyanto, dikutip beritasatu, Sabtu (18/7).

Selain itu, Ganef juga mengatakan bahwa hal tersebut berkaitan dengan besar potensi perikanan yang bisa digarap, serta sampai sejauhmana pemanfaatan potensi yang ada untuk kesejahteraan rakyat daerah tersebut.


Pengamat Ragukan Efektivitas Pemanfaatan Kartu Tani

"Potensi Perikanan tangkap yang bisa digarap itu terdiri dari potensi lestari (MSY) 388,7 ton per tahun, dan ikan ekonomis berupa ikan pelagis (tuna, cakalang, tenggiri, layang, selar, kembung), ikan demersal (kerapu, ekor kuning, kakap, bambangan), ditambah komoditas lain seperti lobster, cumi-cumi, kerang dara dan lainnya," tambahnya.

Melihat potensinya yang begitu besar, pemerintah terus berupaya untuk memberi kesempatan kepada para nelayan daerah, agar dapat memanfaatkan potensi perikanan yang ada. Upaya-upaya yang sudah dan sedang dilakukan misalnya saja, menyiapkan bantuan kapal yang lebih memadai kepada para nelayan, sehingga mereka lebih leluasa melakukan aktivitas di perairan laut.

"Selama 2014-2015 misalnya, Pemerintah Provinsi NTT telah memberikan bantuan hibah berupa 183 unit kapal penangkap ikan, untuk membantu nelayan di provinsi berbasis kepulauan ini. Bantuan kapal ini sudah dilengkapi dengan peralatan penangkapan ikan, seperti alat pancing dan pukat," imbuhnya.

Kementan Dorong Papua Barat Berdaulat Pangan

Halaman: 
Penulis : Puput Indah Lestari, Christophorus Aji Saputro