logo


Berdampak Ekologi " Don Sahong Dam" Ditentang

21 Maret 2014 19:13 WIB


KAMBOJA, JITUNEWS.COM - Pemerintah Kamboja menegaskan agar Laos mempertimbangkan kembali rencana pembangunan bendungan Don Sahong di Sungai Mekong, yang akan berdampak pada ekologi dan ekonomi masyarakat yang bermukim di hilir sungai.

Kepala Komite Nasional Pemerintah Kamboja Te Navuth mengatakan bahwa, pertemuan di Phnom Penh soal penilaian lingkungan Sungai Mekong yang dilakukan Laos tidak menjelaskan bagaimana ikan berimigrasi dan studi lebih lanjut apa yang diperlukan.

"Ukuran yang disebut, dua jalur untuk migrasi ikan tidak dapat diandalkan dengan melihat dokumen-dokumen penelitian dan kegiatan. Tidak ada data yang dapat dipercaya soal populasi ikan, lebih pada spekulasi,"kata Navuth.

Sementara itu, kelompok-kelompok lingkungan sangat khawatir soal rencana pembangunan bendungan Don Sahong, yang akan menghancurkan perikanan di hulu Kamboja, di sepanjang Sungai Mekong dan Tonle Sap.

Organisasi pecinta lingkungan, World Wildlife Fund (WWF) menyebutkan bahwa, rencana pembangunan akan mempengaruhi populasi ikan misterius Sungai Mekong, Lumba-lumba Irrawady. Lumba-lumba dengan ciri moncong bulat ini, jumlah spesiesnya tinggal 85 ekor dan kebanyakan berada sekitar rencana lokasi bendungan.

"Rencana untuk membangun bendungan Don Sahong akan mempercepat kemungkinan hilangnya mereka dari Sungai Mekong," ujar Chhith Sam Ath, WWF-Kamboja Country Director pada akhir Februari lalu.

Negara tetangga lain, seperti Thailand dan Vietnam pun menentang rencana Laos membangun bendungan tersebut.

Direktur Eksekutif Forum LSM Teuk Vannara mengatakan, masalah ini akan menjadi agenda dari pertemuan regional April mendatang."Para pemimpin dari Kamboja, Vietnam, Laos dan Thailand akan membahas dan menentukan nasib Don Sahong,"ujar Vannara.

Tapi Deputi Menteri Perencanaan dan Investasi Laos, Somchit Inthamith mengatakan bahwa, pembangunan bendungan ini sangatlah penting, ramah lingkungan dan ini proyek energi."Kami memberikan prioritas utama untuk pembangunan bendungan pembangkit listrik tenaga air, karena Laos memiliki potensi besar sumber daya alam, terutama sungai-sungainya, dan kami percaya bahwa pembangunan bendungan pembangkit listrik tenaga air lebih ramah lingkungan,"tegas Somchit.[berbagai sumber]

Jepang Akan Serahkan Bahan Nuklir Ke AS

Halaman: 
Penulis : Tommy Ismaya, Tommy Ismaya