•  

logo


Soal Tuduhan Kecurangan Pemilu, Istana: Harus Diuji dengan Fakta dan Dilaporkan

Ari mengatakan perbedaan pendapat dan pilihan politik merupakan hal yang wajar

13 Februari 2024 16:01 WIB

Ari Dwipayana
Ari Dwipayana Instagram/@dwipayanaari

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Koordinator Stasus Presiden Joko Widodo, Ari Dwipayana, mengatakan tuduhan kecurangan pemilu harus diuji dan dilaporkan ke Bawaslu. Ari tidak ingin hanya menjadi penggiringan opini.

"Terkait klaim atau tuduhan kecurangan pemilu harus diuji dengan fakta dan dilaporkan ke Bawaslu, sehingga tidak hanya menjadi narasi penggiringan opini," kata Ari kepada wartawan, Selasa (13/2).

Ari mengatakan perbedaan pendapat dan pilihan politik merupakan hal yang wajar. Ia mengajak perbedaan dijadikan kekuatan untuk menjaga persatuan.


Serahkan Bantuan Banjir di Majalengka Senilai Rp150 Juta, Kiai Maman Harap Pemilu Lancar

"Perbedaan pendapat dan pilihan politik adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Rayakan perbedaan dan keragaman itu sebagai kekuatan, yang diikat oleh semangat persatuan Indonesia dan persaudaraan antar anak-anak bangsa," ucapnya.

Ari mengatakan di masa tenang pemilu ini biarkan masyarakat merasakan dan menilai selama masa kampanye.

"Di masa tenang pemilu, mari kita beri kesempatan pada pemilik suara (pemilih) agar juga tenang untuk mengendapkan apa yang mereka dengar, mereka lihat dan mereka rasakan selama masa kampanye, sehingga bisa menjadi referensi dalam menentukan pilihannya," katanya.

Jangan Sampai Kecele, Ini Waktu Pencoblosan Pemilu bagi Pemilih Kategori DPTb

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata