•  

logo


Tantang TKN Prabowo-Gibran Tunjukkan Fitnah di Film Dirty Vote, JK: Data Dulu, Baru Komentar!

JK mengatakan bahwa film Dirty Vote yang menampilkan kecurangan selama Pemilu 2024 disampaikan berdasarkan data.

12 Februari 2024 13:27 WIB

Jusuf Kalla
Jusuf Kalla twitter/husainabdullah1

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Presiden RI ke-10 dan 12, Jusuf Kalla (JK) buka suara terkait film dokumentar Dity Vote yang sedang menjadi pembicaraan hangat netizen.

JK mengatakan bahwa film Dirty Vote yang menampilkan kecurangan selama Pemilu 2024 disampaikan berdasarkan data.

Oleh karena itu, ia menantang Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka untuk membuktikan dengan data apabila film tersebut berisi fitnah.


Pemilu 2024, Ivan Gunawan Sudah Nyoblos di Paris

"Semua orang bisa mengatakan fitnah. Tunjukkan di mana fitnahnya, karena semua data dulu, baru komentar kan," kata JK di kediamannya, kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (12/2/2024).

JK mengingatkan kepada semua pihak untuk tidak terburu-buru memberikan komentar terkait film Dirty Vote. Ia meminta publik menyampaikan data sebelum berkomentar.

"Semua lengkap. Jadi ini juga memberikan, boleh saja, tapi fitnahnya yang mana. Karena semua data," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Habiburokhman menganggap film Dirty Vote berisi fitnah dan sangat tidak ilmiah.

Habiburokhman meragukan kepakaran tiga orang yang membintangi film tersebut yakni ahli hukum tata negara Bivitri Susanti, Feri Amsari, dan Zainal Arifin Mochtar.

Politikus Partai Gerindra itu juga menampik dugaan kecurangan terkait paslon nomor urut dua.

"Sebagian besar yang disampaikan dalam film tersebut adalah sesuatu yang bernada fitnah, narasi kebencian yang sangat asumtif, dan sangat tidak ilmiah," kata Habiburokhman dalam jumpa pers di Media Center Prabowo-Gibran, Jakarta, Minggu (11/2).

Sebut Film 'Dirty Vote' Jadi Pendidikan Politik yang Bagus, TPN Ganjar-Mahfud: Jangan Baper

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati