logo


Jenggot Cemara Pemusnah Batuk Itu Bernama Kayu Angin

Tumbuhan ini terkenal sebagai antibiotok dan antijamur

8 Juli 2015 10:00 WIB

Kayu angin bukanlah termasuk tumbuhan tinggi, tetapi termasuk sejenis lumut, yang hidup menggantung pada ranting pohon namun tumbuhan ini dia tidak mengambil makanan dari induk semangnya. (Ist)
Kayu angin bukanlah termasuk tumbuhan tinggi, tetapi termasuk sejenis lumut, yang hidup menggantung pada ranting pohon namun tumbuhan ini dia tidak mengambil makanan dari induk semangnya. (Ist)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kayu angin bukanlah termasuk tumbuhan tinggi, tetapi termasuk sejenis lumut, yang hidup menggantung pada ranting pohon namun tumbuhan ini dia tidak mengambil makanan dari induk semangnya. Kayu angin bentuk seperti jenggot menggantung seperti cemara, berwarna hijau putih keabuan. Untuk hidupnya memerlukan kelembaban yang cukup tinggi, kayu angin tumbuh pada ketinggian di atas 1.000 m dpl. 

Tumbuhan ini terkenal sebagai antibiotok dan antijamur. Sering digunakan untuk mengobati infeksi saluran nafas dan saluran urine. Selain itu kayu angin jga dapat menyembuhkan TBC, kelainan pencernaan, sakit perut, disentri, bisul, sariawan, dan masuk angin. Kayu angin mengandung asam usneat, senyawa despida (asam barbatolat, asam barbatat, hidrat arang, likuin, zat pahit), asan usnin, vitamin C.

Nah, berikut JITUNEWS sajikan resep cara mengolah kayu angin untuk obat batuk :


Obati Gagal Ginjal dengan Daun Sukun

  • Ambil 1/2 genggam kayu angin, 1/4 sdt adas, 11 biji kapulaga, 11 biji kemukus, 11 biji cengkeh, jahe, kayu manis, kayu legi, dan gula aren.
  • Bakar jahe terlebih dahulu lalu tumbuk.
  • Campur semua bahan dan rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa 2 gelas, kemudian saring.
  • Minum 3 kali sehari sebanyak 3­5 sendok makan.

Nah, semoga bermanfaat ya!

Ingin Cegah Penuaan Dini, Rambutan Solusinya

Halaman: 
Penulis : Agung Rahmadsyah, Riana