•  

logo


Dipolisikan Buntut Sentilan Politik Dnasti DIY, Ade Armando: Kabiasaan Apa-apa Dilaporkan

Ade Armando menyayangkan pelaporan dirinya karena dianggap menghalangi poses demokrasi di Indonesia.

8 Desember 2023 08:20 WIB

Ade Armando
Ade Armando X/@adearmando61

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando dilaporkan ke polisi oleh kelompok masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Jogja Istimewa.

Ade Armando disebut melakukan ujaran kebencian karena menyebut DIY merupakan perwujudan dari politik dinasti yang sesungguhnya.

Mengetahui dirinya dilaporkan ke polisi, Ade Armando menyinggung demokrasi di Indonesia. Ia menyayangkan pelaporan tersebut karena dianggap menghalangi poses demokrasi di Indonesia.


Ade Armando Dukung Prabowo karena Bersekutu dengan Jokowi

"Saya menyayangkan ya, dalam demokrasi kebiasaan untuk apa-apa dilaporkan. Tetapi itu hak mereka juga," kata Ade seeperti dilansir CNNIndonesia.com, Kamis (7/12/2023).

Ia pun mempertanyakan pasal ujaran kebencian yang menjeratnya. Ia mengklaim tidak ada pernyataan dirinya yang menyinggung ujaran kebencian.

Meski demikian, ia mengaku akan menghadapi proses hukum meskipun sampai saat ini belum menerima panggilan pemeriksaan dari kepolisian.

"Tapi kalau kasus seperti ini ya biasalah buat saya, saya kan berulang kali dipolisikan," ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengaku mendapat sejumlah intimidasi imbas pernyataan dinasti politik DIY melalui pesan WhatsApp. Pesan itu, kata dia, dikirimkan oleh nomor yang tidak dikenalnya.

"Tapi kalau di luar itu, di rumah saya, di lingkungan saya, di kantor saya, tidak ada intimidasi. Mudah-mudahan tidak," pungkasnya.

Singgung Ade Armando, PKS: DI Yogyakarta Sistem Dinasti, Bukan Politik Dinasti !  

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati