•  

logo


Masyarakat Jangan Panik, Lakukan Ini Agar Tidak Terkena Mycoplasma Pneumoniae

Kementerian Kesehatan mengumumkan bahwa ada kasus mycoplasma pneumoniae di Indonesia

7 Desember 2023 21:09 WIB

Ilustrasi
Ilustrasi Freepik

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Kesehatan mengumumkan bahwa ada kasus mycoplasma pneumoniae di Indonesia. Sudah ada enam kasus mycoplasma pneumoniae di Indonesia.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Dirjen P2p) Kemenkes, Maxi Rein Rondonuwu, mengatakan bahwa para pasien mycoplasma pneumoniae sudah sembuh setelah menjalani perawatan.

"Semua pasien sudah sembuh, baik yang pernah melakukan rawat inap maupun rawat jalan," kata Maxi dalam konferensi pers, Rabu (6/12).


Waspada Virus Marburg, Kenali Penularan dan Gejalanya

Maxi mengungkapkan pasien mycoplasma pneumoniae paling tua adalah 12 tahun dan paling muda 3 tahun. Gejala yang dialami para pasien antara lain batuk, sakit kepala, hingga sesak nafas/

Kemenkes terus mengawasi kasus mycoplasma pneumoniae ini dan tetap melakukan penelusuran.

Sementara itu, dokter Spesialis Anak RSCM Nastiti Kaswandani minta masyarakat untuk tidak panik. Menurutnya, kasus mycoplasma pneumoniae tidak separah infeksi lainnya seperti influenza dan Covid-19.

"Penyakit ini tidak lebih berbahaya daripada penyakit infeksi lainnya," ungkap Nastiti.

Nastiti mengatakan masyarakat bisa mencegah terkena mycoplasma pneumoniae dengan menjalankan perilaku hidup sehat dan bersih.

Dialami Isyana Sarasvati, Mengenali SLE dan Cara Mencegahnya

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata