•  

logo


Beda dengan Tahun Lalu, Ini Alasan Debat Cawapres Didampingi Capres

Sebelumnya debat capres-cawapres diselenggarakan 5 kali dengan rincian 2 kali khusus capres, 1 kali khusus cawapres, dan 2 kali debat bersama capres-cawapres

2 Desember 2023 09:40 WIB

Anies Baswedan, Muhaimin Iskandar, Prabowo Subianto, Gibran Rakabuming Raka, Ganjar Pranowo, dan Mahfud Md
Anies Baswedan, Muhaimin Iskandar, Prabowo Subianto, Gibran Rakabuming Raka, Ganjar Pranowo, dan Mahfud Md X KPU

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hasyim Asyari menjelaskan alasan format debat capres-cawapres Pilpres 2024 berbeda degan Pilpres 2019.

Hasyim mengatakan bahwa format debat Pilpres 2024 yang mengharuskan capres-cawapres hadir bersamaan dalam 5 kali gelaran debat dilakukan untuk mengetahui adanya kerja sama antara capres dan cawapres.

"Sehingga kemudian supaya publik makin yakin lah team work (kerjasama) antara capres dan cawapres dalam penampilan di debat," kata Hasyim Asyari kepada wartawan, Kamis (30/11/2023).


LBH: Demokrasi Telah Dikooptasi Penguasa

Ia menjelaskan bahwa proposi debat antara capres dan cawapres berbeda. Apabila dalam sesi debat capres maka proporsi waktu debat cawapres lebih singkat, begitu juga sebaliknya.

"Ketika debat cawapres, maka proporsinya cawapres juga yang lebih banyak," ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa format debat capres-cawapres di Pilpres 2024 mengacu pada UU Pemilu dan PKPU Nomor 15/2023. Ia juga menyebut format tersebut sudah disepakati oleh semua paslon.

"Supaya publik makin yakin team work antara capres dan cawapres dalam penampilan di debat," tandasya.

Diketahui, sebelumnya debat capres-cawapres diselenggarakan 5 kali dengan rincian 2 kali khusus capres, 1 kali khusus cawapres, dan 2 kali debat bersama capres-cawapres. Namun Pilpres 2024, debat capres-cawapres dilakukan selama lima kali dengan menghadirkan capres-cawapres secara bersama-sama.

Janji Tak Gunakan Buzzer Jika Menang Pilpres 2024, Anies: Merusak Demokrasi

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati