•  

logo


Berkomitmen Buka Ruang Bebas Berpendapat, Anies: Agar Indonesia Tak Disebut Wakanda dan Konoha

Anies menilai masih banyak masyarakat yang takut menyampaikan pendapat.

30 November 2023 17:52 WIB

Anies Baswedan
Anies Baswedan X/@aniesbaswedan

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Capres nomor urut 1, Anies Baswedan berkomitmen untuk menjaga kebebasan berpendapat. Menurutnya, perlindungan hak berbicara seharusnya lumrah di negara penjunjung demokrasi.

Anies prihatin dengan banyaknya masyarakat yang masih menggunakan istilah Wakanda dan Konoha saat membahas persoalan di Indonesia.

“Sudah saatnya kita buka ruang kebebasan berpendapat bagi anak muda, seluas-luasnya. Ini menjadi komitmen kami untuk Indonesia sebagai negara demokrasi. Agar kita tak lagi takut menyebut Indonesia, lantas mengganti dengan sebutan Wakanda dan Konoha,” kata Anies dalam keterangan tertulisnya via akun X, Kamis, 30 November 2023.


Sebut Pemilih Pemula Lebih Suka Gimik Ketimbang Gagasan, Ganjar: Perlu Edukasi Politik

Eks Gubernur DKI Jakarta itu menyebut program Desak Anies merupakan salah satu upaya memberi ruang bicara yang aman. Dia mendorong masyarakat untuk lebih berani menyampaikan aspirasi demi Indonesia yang lebih baik.

“Kalau kamu, apa desakan yang ingin disampaikan untuk perubahan Indonesia?” pungkas Anies.

Sebelumnya, Anies Baswedan mengatakan Indonesia tidak baik-baik saja selama istilah ‘Konoha’ dan ‘Wakanda’ masih digunakan saat membicarakan persoalan negara ini.

Pasangan Muhaimin Iskandar di Pilpres 2024 itu menyinggung aturan-aturan yang justru memunculkan ketakutan di benak masyarakat, terutama dalam hal menyampaikan pendapat.

"Saya malah berpandangan ada banyak aturan-aturan hari ini yang membuat orang takut untuk mengatakan apa yang sesungguhnya,” kata Anies dalam acara diskusi bertajuk ‘Desak Anies episode 3’ di Kafe 150, Bandung, Jawa Barat, Rabu, 29 November 2023.

“Selama menyebut Indonesia masih gunakan istilah Konoha, masih gunakan Wakanda, maka kita masih masalah itu, dan menurut saya itu harus hilang," lanjutnya.

TPN: Ganjar-Mahfud Siap Sejahterakan Guru Ngaji dan Marbot dengan Penerapan Standar Gaji Nasional

Halaman: 
Penulis : Iskandar