•  

logo


Ketika Supermodel Gigi Hadid 'Diserang' Selebritas Pro-Israel

Gigi Hadid menegaskan setiap anak seharusnya mendapat hak asasi setara.

29 November 2023 22:53 WIB

Gigi Hadid
Gigi Hadid instagram/gigihadid

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Supermodel Gigi Hadid termasuk salah satu figur publik yang lantang menyuarakan dukungan untuk kemerdekaan Palestina yang terus digempur pasukan Israel.

Gigi yang punya garis keturunan Palestina dari sang ayah mengunggah serangkaian pernyataan via akun Instagram-nya hingga membuat sejumlah pesohor terusik.

Salah satu unggahan Gigi yang disorot adalah Ahmad Manasra, anak laki-laki berusia 13 tahun asal Palestina yang ditangkap polisi Israel pada 2015 silam. Ahmad dihukum penjara selama 9,5 tahun—sebelumnya 12 tahun—atas tuduhan menikam  dua warga Israel di pemukiman ilegal Pisgat Ze’ev.


Jadi Korban Penganiayaan, Rinoa Aurora Sudah Maafkan Leon Dozan Tapi Belum Mau Berdamai

Unggahan Gigi itu sontak menuai serangan dari selebritas pro-Israel, seperti model Bar Refaeli hingga produser Scooter Braun.

Gigi justru dituding oleh pihak pendukung Israel menyebar informasi palsu dan ajakan antisemitisme.

"Saya tahu orang-orang bermaksud baik, tetapi ketika Anda mengatakan seorang anak diculik, ternyata yang diculik adalah seorang remaja yang keluar dan menikam dua warga sipil tak berdosa termasuk seorang anak berusia 12 tahun di depan kamera dan kemudian menyatakan 'Saya ingin menikam orang Yahudi.' Mari kita cek dulu faktanya tepat sebelum Anda mempostingnya ke 78 juta orang (pengikut akun IG Gigi Hadid)," tulis Braun.

Kemudian, Gigi Hadid menjelaskan adanya ketimpangan hukum. Dia protes anak-anak Palestina tak mendapatkan keadilan seperti anak-anak Israel atas kesalahan yang sama.

Gigi mengaku telah memakai contoh yang salah dan menyesalinya, serta menghapus unggahan itu.

"Fokus saya dimaksudkan pada masalah hak asasi manusia. Itu sebabnya saya juga ingin menegaskan kembali bahwa menyerang manusia mana pun, termasuk orang Yahudi, TIDAK PERNAH BAIK-BAIK SAJA. Menyandera orang yang tidak bersalah TIDAK PERNAH BAIK-BAIK SAJA. Menyakiti seseorang KARENA mereka Yahudi TIDAK PERNAH baik-baik saja. Itu salah," tegasnya.

Wanita 28 tahun itu menilai setiap anak-anak, tak peduli mereka warga Israel atau Palestina, berhak atas hak asasi manusia yang sepadan.

Hana Hanifah Trauma karena Kerap Diancam Suami, Sampai Berobat ke Psikolog

Halaman: 
Penulis : Iskandar