•  

logo


Di Forum Internasional, Fadli Zon Ajak Terus Suarakan Kemerdekaan Palestina

Fadli Zon mengecam serangan Israel ke sekolah, kamp pengungsi dan rumah sakit.

28 November 2023 16:50 WIB

Ketua BKSAP DPR RI, Fadli Zon saat memimpin Asian Parliamentary Assembly, rapat Standing Commite (Komite Tetap) di Antalya, Turkiye, Senin (27/11/2023).
Ketua BKSAP DPR RI, Fadli Zon saat memimpin Asian Parliamentary Assembly, rapat Standing Commite (Komite Tetap) di Antalya, Turkiye, Senin (27/11/2023). Ubed/nr

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Isu Palestina kembali digemakan di forum internasional oleh perwakilan Indonesia.

Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Fadli Zon, saat memimpin Asian Parliamentary Assembly (APA) rapat Standing Commite (Komite Tetap), menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya Ketua Dewan Legislatif Palestina, Dr. Ahmed Bahr.

Fadli menganggap Ahmed gugur sebagai syuhada akibat tindakan pasukan militer Israel yang tidak manusiawi.


PBB Sebut Terjadi Genosida di Palestina, MPR Minta Pemimpin Israel Dilaporkan ke Mahkamah Pidana Internasional

"Dr. Ahmed telah mengabdikan hidupnya untuk mewakili rakyat Palestina dalam membela hak dan kebebasan mereka melawan penjajahan. Semoga Allah memberinya jannah, insyaallah,” tutur Fadli Zon dalam Rapat Komite Tetap APA di Antalya, Turkiye, Senin (27/11/2023).

Dalam kesempatan itu, Fadli juga mengecam segala bentuk serangan israel yang menyasar sekolah, kamp pengungsi dan rumah sakit. Menurutnya, perbuatan itu termasuk kejahatan perang yang disengaja dan harus diselidiki.

Kendati gencatan senjata dan pembebasan sandera sedang berlangsung, Fadli meminta Palestina tetap waspada.

"Gencatan senjata permanen adalah suatu keharusan, karena jika tidak, kita hanya akan menghitung mundur kejahatan biadab Israel yang akan kembali terjadi,” tegasnya.

Selain itu, Fadli meminta forum internasional seperti APA bisa mengakhiri segala bentuk standar ganda, bias, dan kemunafikan terhadap kemanusiaan. Ia juga sangat berharap kepada semua anggota APA untuk terus menyuarakan kemerdekaan Palestina.

“Isu Palestina ini menunjukkan siapa sebenarnya pendukung perdamaian dunia, dan siapa yang bukan,” ujarnya.

Tak Setinggi Usulan Menag, Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji 2024 Disepakati Rp93,4 juta

Halaman: 
Penulis : Iskandar