•  

logo


Dapatkan Pemimpin Kredibel, PBNU Minta Penyelenggara Pemilu Kedepankan Kejujuran  

Penyelenggara pemilu diminta mengedepankan kejujuran dalam menjalankan tugas

27 November 2023 19:38 WIB

Ahmad Fahrur Rozi
Ahmad Fahrur Rozi Tangkapan Layar YouTube Deddy Corbuzier

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua PBNU KH Ahmad Fahrurrozi (Gus Fahrur) berharap para penyelenggara pemilu mengedepankan kejujuran dalam menjalankan tugas.

"Ya kita sangat berharap dan mengimbau bahwasanya kejujuran itu modal utama dalam bernegara. Kunci keselamatan itu kejujuran. Makanya kita berharap semuanya mengutamakan kejujuran, hati nurani, agar terpilih pemimpin yang kredibel," katanya di Jakarta, Senin (27/11/2023).

Menurut Gus Fahrur, ketika proses pemilihan pemimpin melanggar aturan dan tidak sesuai asas luber dan jurdil, maka akan menghasilkan pemimpin yang kurang legitimasi.


BPIP: Netralitas Pemilu Butuh Peran Masyarakat Sipil untuk Mengawasi Kerja Bawaslu - KPU

"Kalau prosesnya ada yang tidak benar, itu kan kurang legitimate di masyarakat. Oleh karena itu kita berharap penyelenggara pemilu, KPU, Bawaslu, semua yang terlibat berkomitmen bersama-sama dalam menjalankan amanah rakyat ini," tuturnya.

Ia juga meminta masyarakat untuk terlibat aktif dalam proses pemilihan umum.

Menurutnya, jika masyarakat abai terhadap pemilu, maka justru mereka yang merugi karena mendapat pemimpin dan pemerintahan yang kurang kredibel dan terlegitimasi.

"Semua harus terlibat. Justru kalau kita tidak ikut aktif mengawasi, mengawal proses ini, ya kita akan rugi lima tahun," tegasnya.

Karena itu, Gus Fahrur meminta agar publik tidak pesimistis di tengah isu kecurangan dan ketidaknetralan Pemilu 2024.

"Justru kita harus, ini kewajiban, untuk ikut dalam mengawasi. Jangan pesimistis, kita masih yakin masih banyak orang yang mempunyai hati nurani," pungkasnya.

Berhentikan Pengemudi Secara Sepihak, Kasek Bawaslu Kep. Riau Diperiksa DKPP

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar