logo


Mau Tahu Budidaya Tomat Organik Seperti Apa? Cek Disini

Pembibitan diawali dengan merendam benih dengan 1 liter air yang dicampur 1-10 mililiter mikroba dan molase

6 Juli 2015 16:48 WIB

Istimewa
Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Tomat merupakan buah yang banyak mengandung nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh kita. Kandungan vitamin C yang ada pada tomat jauh lebih banyak dibandingkan dengan apel atau jeruk. 

Mengkonsumsi tomat, terlebih tomat organik dapat memberikan dampak yang sangat baik bila kita memanfaatkannya dengan maksimal. Mengkonsumsi tomat organik dapat dilakukan dengan cara memBudidayakannya tanpa harus membelinya di pabrik atau market penjual sayuran. Langkah awal untuk memBudidayakan tomat organik adalah dengan memilih bibit yang berkualitas.

Bibit. Bibit tomat dapat dibeli di toko-toko pertanian. Untuk penanaman di lahan seluas 1 hektar, maka bibit yang dibutuhkan sekitar 100 sampai 150 gram. Proses pembibitan diawali dengan merendam benih tomat organik dalam 1 liter air yang sudah dicampur dengan 1 sampai 10 mililiter mikroba dan molase. Setelah itu, sediakan polybag yang diisi dengan tanah dan bokhasi dengan perbandingan 1:1. 


Raup Untung Hingga Rp 5 Juta dari Pepaya California

Masukkan satu biji benih ke tiap polybag. Pakaikan karung untuk menutupi polybag yang telah ditanami oleh benih tomat dan taruh ditempat yang teduh. Setelah bibit mulai tumbuh, yaitu sekitar 7 sampai 10 hari, buka penutup karung. Biarkan benih tomat tumbuh sampai setinggi sekitar 10 cm. Biasanya waktu yang dibutuhkan sekitar 3 minggu. Setelah itu, tomat siap untuk dipindahkan dan ditanam di lahan yang disediakan.

Penanaman. Benih tomat yang tumbuh dan siap untuk ditanam dipindahkan dari polybag ke tanah yang sudah disediakan. Proses penanaman ini dilakukan pada sore hari agar bibit tomat tidak layu. Perlu juga diperhatikan cara menanam bibit ini agar bibit tidak rusak.

Buat lubang di lahan yang akan ditanami tomat organik. Pindahkan bibit dari polybag secara perlahan dan jangan sampai akar tomat muda rusak. Masukkan bibit tomat ke dalam lubang di lahan yang sudah disiapkan secara tegak. Tutupi lubang sekitar tomat dengan tanah dan tekan sedikit agar padat. 

Panen. Proses pemanenan dapat dilakukan setelah tanaman tomat organik berumur sekitar 75 hari. Pilih buah yang sudah bewarna kekuningan yang bagian tepi daun dan batang mongering. Pegang buah di telapak tangan dan patahkan batang tomat dengan tangan. Proses ini paling baik dilakukan saat cuaca cerah dan bisa dilakukan sebanyak 16 kali setiap 3 sampai 4 hari sekali.

Tertarik mencobanya?

(Sumber: 1001Budidaya)

Mengulik Keunggulan Tomat Asal Mexico, Recento

Halaman: 
Penulis : Aditya Wardhana, Riana