logo


Harga Jeruk Siam Justru Tinggi di Pontianak

21 Maret 2014 17:17 WIB


JAKARTA, JITUNEWS.COM – Kebanyakan orang beranggapan bahwa Jeruk Siam berasal dari Kota Pontianak. Oleh sebab itu, jeruk ini selalu disamakan dengan dengan jeruk Pontianak. Jeruk Siam justru berasal dari sentra tanaman di Kabupaten tetangganya, Sambas. Dalam perjalanannya, Jeruk Siam ini akhirnya terkenal sebagai Jeruk Pontianak, yang bibit asalnya datang dari Cina.

Tapi jika melihat data yang dikeluarkan Kementerian Pertanian soal perkembangan harga grosir dan eceran komoditas buah-buahan per Jumat (21/03), Kabupaten Sambas menjual Jeruk Siam dengan eceran seharga Rp. 6.000 dan harga grosir Rp. 10.000/kg. Masih jauh lebih mahal dibanding harga jual di Kota Sungai Penuh, Jambi, yang menjual secara grosir dengan harga Rp. 3.500/kg.
 
Sementara di kota asalnya, Pontianak, Jeruk Siam dijual dengan harga grosir Rp7.500/kg dan eceran Rp. 13.000. Di ikuti Kabupaten Batang Hari dan Kabupaten Ogan Komering Hilir yang menjual secara eceran Rp18.000.

Harga tertinggi dalam grosir ada di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, dengan harga Rp.19.000/kg. Dan harga eceran tertinggi di Kabupaten Sumba Timur, NTT, dengan harga Rp.30.000.

Mengikuti dibawahnya, ada Kabupaten Aceh Kota yang harga grosirnya mencapai Rp.13.000/kg dan diiringi harga eceran dari kabupaten Aceh Utara Rp 25.000.  Sedangkan di Kabupaten Pidie, harga grosinya menyentuh Rp. 10.000/kg dan eceran seharga Rp. 15.000.

Di Kabupaten Merangin, Jambi, Jeruk yang bercita rasa manis ini dijual Rp.25.000 per eceran, sementara di Kabupaten Aceh Timur dan Aceh Barat secara eceran Rp 20.000.

Harga Daging Ayam dan Telur Tertinggi di Samarinda

Halaman: 
Penulis : Tommy Ismaya