logo


BPS: Kementan Harus Konsisten Lakukan Upsus

Upsus merupakan hal terpenting dalam peningkatan produksi pangan

3 Juli 2015 00:00 WIB

dok. Kementan
dok. Kementan

JAKARTA, JITUNEWS.COM- BPS berharap, Upaya Khusus (Upsus) yang diupayakan Kementerian Pertanian (Kementan) dilakukan secara konsisten, untuk meningkatkan produksi pangan. Upaya khusus itu berupa pemberian benih, dan pupuk serta alat mesin pertanian kepada petani.

 "Pemerintah kan sudah melakukan beberapa upaya khusus meningkatkan produksi dengan membantu benih, pupuk, alat mesin pertanian seperti traktor, pompa air, dan lainnya," ujar Kepala BPS Suryamin, dikutip dari rilis yang diterima jitunews, Jumat (3/7).

Selain itu, lanjut Suryamin, lahan pertanian diperkirakan akan bertambah 512.057 hektare menjadi 14,3 juta hektare dari 13,7 juta hektare pada tahun 2014 turut andil dalam meningkatkan produksi padi. Akibatnya, terjadi kenaikan produktivitas padi sebesar 2,16 kuintal per hektare atau 4,36persen.


Akibatkan Kerugian Besar, Bupati Bekasi Dukung Mentan Pidanakan Pelaku Disfungsi Lahan Pertanian

BPS mencatat, ada lima provinsi yang mengalami peningkatan produksi padi tertinggi hingga Juni tahun ini. Kelima provinsi tersebut adalah Lampung, Jawa Barat, Sumatera Selatan, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

"Ada kenaikan tertinggi di lima provinsi dari 17 provinsi yang memiliki potensi melakukan peningkatan produksi cukup signifikan," ujar Suryamin.

Dia menjelaskan, di Lampung, angka produksi padi meningkat menjadi sebanyak 541.000 ton pada periode Januari-Juni tahun 2015. Selanjutnya, total produksi padi di Jawa Barat pada semester I tahun ini tercatat sebanyak 373.000 ton. Kemudian Sumatera Selatan sebanyak 434.000 ton.

"Lalu sumber lumbung padi, Jawa Tengah sebanyak 954.000 ton. Selain itu, lumbung padi lainnya, yakni Jawa Timur sebanyak 381.000 ton," pungkasnya.

 

Kementan: Pupuk 2020 Cukup

Halaman: 
Penulis : Christophorus Aji Saputro