logo


Kepada Komisi I, Komitmen Gatot : Pesawat TNI AU Harus Baru

Gatot kepada Komisi I menyanpaikan antara hibah dan beli barurupanya biayanya sama saja.

2 Juli 2015 00:00 WIB

Kasad Jenderal Gatot Nurmantyo. (Foto : Istimewa)
Kasad Jenderal Gatot Nurmantyo. (Foto : Istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kembali jatuhnya Hercules di Medan yang telah menewaskan 120 penumpang di dalamya, mengundang Kasad Jenderal Gatot Nurmantyo untuk berkomentar. Calon Panglima TNI tersebut mengatakan dirinya bakal memperbarui alutsista milik TNI AU.

"Saat berbincang dengan Komisi I, hibah biayanya sama dengan beli. Pesawat udara beda dengan darat. Jika darat rusak bisa langsung diperbaiki sekita di tempat. Tapi kalau pesawat mogok, ya langsung hancur. Oleh sebab itu saya dan Komisi I berkomitmen untuk pesawat udara TNI harus punya yang baru," kata Gatot setelah merampungkan urutan fit and proper test calon Panglima TNI.

Jenderal Gatot mengatakan kalau pengadaan alutsista tidak boleh lagi berstatus bekas, haruslah baru. Ia pun mengomentari pesawat Hercules yang jatuh di Medan tersebut masihlah layak pakai. Beberapa negara tetangga, tambah Gatot, juga menggunakan pesawat yang sama, namun perawatannya baik dan maksimal.


Perkuat Demokrat, AHY Disarankan Gandeng Gatot Nurmantyo

"Pesawat Hercules 1964 ini masih digunakan Singapura dan Bangladesh. Hanya saja tiap 50 jam penerbangan ada opname pengecekan. Kemudian ada yang per 3 tahun dan 6 tahun. Ini operasional ada 12 yang 1964, dan 12 yang 1975 ke atas. Kalau itu diberhentikan sekaligus, terus mau pakai apa nanti?" ujar dia.

Gatot menerangkan, bicara pesawat terbang maka pedomannya ialah kemampuan terbang. Jika tim teknisi menyatakan kalau pesawat tidak bermasalah, maka dimungkinkan untuk pesawat tersebut bisa terbang.

"Yang dilihat kelayakan terbangnya, kalau sudah diperintahkan layak terbang, secara teknisi itu sudah layak terbang. Kalau tidak layak terbang, tidak mungkin AU memerintahkan dia untuk terbang," pungkas dia.

Sempat Tak Percaya Moeldoko Terlibat Kudeta AHY, Gatot: Tak Cerminkan Kualitas Prajurit

Halaman: 
Penulis : Syukron Fadillah, Vicky Anggriawan