•  

logo


Coret Nama Anies dari Daftar Kandidat yang Didukung, Partai Buruh: Belum Jadi Capres Aja Udah Tidak Amanah

Said Iqbal menyebut ada dua alasan partainya enggan mendukung Anies Baswedan meskipun sebelumnya masuk dalam konvensi bacapres Partai Buruh.

13 September 2023 14:51 WIB

Said Iqbal
Said Iqbal Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Partai Buruh, Said Iqbal mengatakan bahwa pihaknya mencoret nama bakal capres dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan dari daftar kandidat capres yang akan dipilih di Pilpres 2024.

Said Iqbal menyebut ada dua alasan partainya enggan mendukung Anies Baswedan meskipun sebelumnya masuk dalam konvensi bacapres Partai Buruh.

"Keputusannya 11 September 2023 kemarin mengeliminasi Bapak Anies Baswedan sebagai calon presiden 2024. Ada dua alasan yang diambil para penilai dalam pencermatan itu," kata Said Iqbal kepada wartawan di DPP Partai Buruh, Jakarta Timur, Rabu (13/9/2023).


Anies Tanggapi Konflik Rempang, Tekankan Pendekatan Dialog Ketimbang Kekerasan

Ia lantas mengatakan bahwa juru bicara Anies Baswedan yakni Sudirman Said menjadi alasan pertama pihaknya enggan mendukung mantan Menteri Pendidikan itu.

Sudirman Said, kata dia, telah mengobok-obok SPM dan Serikat Puruh KSPI. Ia menyebut Sudirman Said memberikan pengaruh buruk kepada serikat buruh.

"Sikap Sudriman Said yang mengobok-obok KSPI rupanya mempengaruhi negatif di internal KSPI dan FSPMI sebagai salah satu unsur Partai Buruh, sehingga dieliminasi ditarik dukungannya. Jadi Anies Baswedan tidak mungkin dipilih oleh Partai Buruh," ujarnya.

Alasan kedua, Said Iqbal menyebut Anies Baswedan tidak amanah. Bahkan, ia menyebut Anies tidak amanah sebelum resmi menjadi capres. Pasalnya, Anies Baswedan, kata dia, menusuk rekannya sendiri di koalisi.

"Alasan kedua, kawan-kawan berpendapat belum jadi calon presiden aja udah tidak amanah. Seiring sejalan dari berita-berita yang kami dapat, ditusuk dari belakang itu belum jadi presiden apalagi jadi presiden," pungkasnya.

Bicara soal Pemilu, Mahfud Md: Yang Lebih Sedikit Kejelekannya yang Dipilih

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati