•  

logo


Buntut Kasus Dugaan Penganiayaan hingga Korban Tewas di Aceh, Oknum Paspampres Terancam Hukuman Mati

Praka RM dipastikan dipecat dari TNI jika terbukti bersalah.

28 Agustus 2023 16:47 WIB

Ilustrasi penganiayaan
Ilustrasi penganiayaan freepik

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Kasus penganiayaan yang dilakukan anggota Paspampres, Praka RM hingga menewaskan warga Bireuen, Aceh, Imam Masykur tengah menjadi sorotan publik. Perkara itu sempat menghebohkan jagat maya.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksamana Muda Julius Widjojono mengaku sudah memperoleh mandat dari Panglima TNI Laksamana Yudo Margono untuk mengawal penuntasan kasus penganiayaan tersebut.

Julius mengatakan Praka RM terancam hukuman mati bila terbukti menganiaya korban sampai meregang nyawa.


Viral Oknum Paspampres Diduga Culik dan Aniaya Pria di Aceh hingga Tewas, Pelaku Sudah Ditahan

“Panglima TNI prihatin dan akan mengawal kasus ini agar pelaku dihukum berat maksimal hukuman mati, minimal hukuman seumur hidup,” ujar Julius kepada wartawan, Senin (28/8).

Selain itu, Praka RM dipastikan tidak bisa bertugas lagi di TNI jika terbukti bersalah. “Pasti dipecat dari TNI karena termasuk tindak pidana berat, melakukan perencanaan pembunuhan,” tambah Julius.

Seperti diketahui, kabar mengenai kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan anggota Paspampres, Praka RM terhadap pemuda asal Aceh menggegerkan jagat media sosial baru-baru ini.

Berdasarkan salah satu unggahan di Twitter, korban dinarasikan diculik dan dianiaya oleh oknum Paspampres dan dua temannya. Peristiwa itu disebutkan berlangsung pada Sabtu (12/8). Selain itu, pelaku sempat mengancam jika korban tidak mengirim sejumlah uang.

Beredar pula surat keterangan penyerahan mayat yang dirilis oleh Polisi Militer Kodam Jaya/Jayakarta pada Kamis, 24 Agustus 2023. Praka RM sebagai pelaku disebut berdinas di kesatuan Batalion Pengawal Protokoler Kenegaraan (Yonwalprotneg) Paspampres.

Kecam Oknum Paspampres Aniaya Pemuda hingga Tewas, DPR Bakal Surati Panglima TNI agar Kasus Diusut Tuntas

Halaman: 
Penulis : Iskandar