•  

logo


PA 212 Ancam Kepung Bandara Demi Gagalkan Konser Coldplay, Guntur Romli Anggap Tindak Kriminal

Guntur Romli menyebut pengepung bandara bisa berurusan dengan hukum.

16 Mei 2023 08:38 WIB

Juru Bicara PSI, Guntur Romli
Juru Bicara PSI, Guntur Romli Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM — Pegiat media sosial Guntur Romli merespons ancaman pengepungan bandara yang dilayangkan Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin jika konser Coldplay di Jakarta tidak dibatalkan.

Guntur Romli mengecam sikap Novel tersebut. Ia mengingatkan bahwa pengepungan bandara termasuk tindak kejahatan, sehingga bisa berujung pemenjaraan.

"Mengepung bandara kan tindakan kriminal, coba aja, pasti akan berhadapan dengan penegak hukum," kata Guntur Romli yang merupakan politikus PSI itu, mengutip Populis pada Selasa (16/5/2023).


Bukan Main, PA 212 Ancam Kepung Bandara Demi Batalkan Konser Coldplay

Sebelumnya, Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin mendesak promotor konser Coldplay di Jakarta untuk membatalkan rencananya. Dia memastikan pihaknya bakal memblokir lokasi atau mengepung bandara demi menggagalkan pertunjukan band asal Inggris itu.

"Kalau masih nekat, maka kita akan gelar aksi besar dengan memblokir lokasi atau kita akan kepung bandara," ujar Novel Bamukmin kepada awak media, Sabtu (13/5).

Adapun PA 212 menolak keras konser Coldplay di Indonesia karena pemopuler lagu Fix You itu dianggap mendukung LGBT. Hal tersebut tak sesuai dengan nilai yang dianut masyarakat—yang mayoritas beragama Islam.

Untuk diketahui, konser Coldplay akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada 15 November 2023.

PA 212 Desak Pemerintah Batalkan Konser Coldplay, Kaitkan Pemilu 2024

Halaman: 
Penulis : Iskandar