•  

logo


Kendaraan Taktis Canggih Berhasil Curi Perhatian Presiden Jokowi

Rantis yang diperuntukkan untuk kebutuhan militer ini punya banyak fitur canggih

15 Maret 2023 16:31 WIB

Presiden Joko Widodo dan Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan antusias melihat Rantis karya anak bangsa
Presiden Joko Widodo dan Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan antusias melihat Rantis karya anak bangsa Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) kembali mengadakan Business Matching Belanja Produk Dalam Negeri 2023. Acara yang diadakan pada tanggal 15-17 Maret 2023 ini bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan sebagai ajang mempertemukan pengguna dan perusahaan industri.

Salah satu produk yang dipamerkan dan mendapat atensi khusus Presiden Joko Widodo adalah Kendaraan Taktis (Rantis) Mobile Radar milik PT Putra Jaya Serasi.

Rantis yang diperuntukkan untuk kebutuhan militer ini punya banyak fitur canggih, salah satunya yakni drone jammer. Saat ini, drone jammer adalah perangkat jamming paling efektif dalam menetralisir semua jenis drone serbu/ intai untuk pertahanan tempur. Alat ini memiliki ketahanan kinerja jamming yang lebih baik dalam melumpuhkan drone musuh hingga jatuh.


Sentil Proyek Mercusuar Jokowi, AHY: Tidak Berdampak pada Kehidupan Wong Kecil

Fitur canggih lainnya pada rantis ini adalah manpack radar. Alat ini digunakan untuk mendeteksi manusia, drone, dan kendaraan lain. Kemampuan deteksi ini menggunakan teknologi AESA dengan modulasi FM-CW Teknik Doppler. Karena bentuknya yang portable, membuat keunggulan komparatif dari alat ini bisa menakutkan lawan yang melakukan pengendapan maupun pengintaian, karena bisa diletakkan di posisi blindspot sehingga terdeteksi untuk dihancurkan.

Ada juga teknologi lainnya yang di pasang pada kendaraan lapis baja ini yaitu Coastal Radar. Fitur ini mampu mendeteksi objek di permukaan laut seperti kapal dan sebagainya. Kemampuan pemindaian objeknya pun sangat cepat yakni hanya membutuhkan waktu 3 menit saja untuk mendeteksi dalam jangkauan 32 KM. Dengan kemampuan ini pendaratan pantai sembunyi-sembunyi akan sulit dilakukan sehingga pertahanan pantai akan terjaga kokoh.

Coastal Radar pula bisa menggantikan penglihatan manusia lantaran bisa digunakan di saat malam hari dan dalam segala kondisi cuaca.

Ada juga Personel Tracking, teknologi yang disematkan ini mampu memonitor detak jantung serta personel yang memakai alat ini. Bahkan, tidak hanya bisa mengetahui lokasi personel, personel tracking juga bisa mengetahui kondisi kesehatan prajurit apakah hidup, terluka, atau telah gugur. Perangkat ini pun dapat diintegrasikan dengan dengan banyak perangkat untuk dapat dilakukan monitoring personel secara sekaligus.

Yang lebih hebatnya, semua produk bikinan PT Putra Jaya Serasi ini memiliki Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sebesar 30 persen untuk hardware dan 95 persen untuk software. Produksi ini anak bangsa ini dikembangkan dengan penelitian dan pengembangan bersama user terkait sehingga bisa memenuhi kebutuhan pengguna.

Untuk diketahui, Business Matching Belanja Produk Dalam Negeri 2023 ini sengaja digelar untuk meningkatkan adalah realisasi pembelian produk dalam negeri oleh Lembaga Negara, Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah dan BUMN/BUMD, badan usaha tertentu senilai minimal Rp250 triliun pada tahun ini. Gelaran tahunan ini dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo dan sejumlah anggota kabinet.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan target tersebut bisa dengan mudah tercapai apabila kebutuhan barang jasa pemerintah dapat terpetakan sejak awal.

“Melalui Business Matching ini, harapannya akan terpetakan kebutuhan barang pada pengadaan barang/jasa yang akan dilakukan oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, BUMN, dan BUMD pada tahun 2023. Produsen dalam negeri bisa memanfaatkan ini,” kata Agus Gumiwang, Rabu, 15 Maret 2023.

Sindir Program Jokowi Grasa-Grusu, AHY: Terbur-buru dan Kurang Perhitungan

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata