logo


Temuan BPK Tak Pengaruhi Laju Persiapan Pilkada

Husni menilai, hasil temuan BPK terlalu dini untuk disebut sebagai kerugian negara.

23 Juni 2015 00:00 WIB

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Malik. (Ist)
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Malik. (Ist)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Malik tetap pada pendiriannya bahwa Pemilihan Kepala Daerah serentak tetap digelar sesuai jadwal. Adapun temuan ketidakpatuhan penggunaan anggaran oleh Badan Pemeriksa rupanya tidak mempengaruhi laju KPU.

Husni menilai, hasil temuan BPK terlalu dini untuk disebut sebagai kerugian negara. Selaku ketua, Husni meminta agar KPU diberikan kesempatan guna menelusuri potensi ketidakpatuhan dalam menggunakan anggaran Pemilu 2014. BPK menemukan negara merugi sebesar Rp 334 miliar dari dana penyelenggaraan Pemilu 2014 oleh KPU.

Husni melanjutkan, bahwa setidaknya terdapat 181 satuan kerja yang harus diperiksa untuk menelusuri temuan yang disebut oleh BPK. Setiap entitas saat penyelenggaraan Pemilu di KPU mempunyai catatan pengeluaran keuangannya masing-masing. Catatan-catatan tersebut, tambah Husni, bisa menjadi bahan penelusuran.


KPU Izinkan Konser Musik, Gubernur Edy: Kalau Kita Tidak Boleh, Pakai Doa Saja Biar Menang

"Sehingga tak lantas ada pernyataan tak bisa dipertanggungjawabkan, namun langsung penegakan hukum. Bukan begitu," tegas Husni di Kediaman Dinas Ketua MPR, Zulkifli Hasan, Jakarta, Senin (22/6) malam. 

 

 

KPU Beri Lampu Hijau Konser di Pilkada, Begini Tanggapan Giring PSI

Halaman: 
Penulis : Syukron Fadillah, Vicky Anggriawan