•  

logo


Lega Ferdy Sambo Divonis Mati, Keluarga Brigadir J Masih Punya Satu Permintaan Ini

Keluarga merasa hancur saat mendengar Brigadir J dituding melakukan pemerkosaan kepada Putri Candrawathi

14 Februari 2023 09:17 WIB

Ferdy Sambo
Ferdy Sambo Tangkapan layar YouTube Kompastv

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Mantan Kadiv Propam Ferdy Sambo divonis hukuman mati oleh majelis hakim dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Vonis tersebut lebih berat dibandingkan dengan tuntutan yang diberikan oleh Jaksa Penuntut Umum.

Keluarga Brigadir J mengaku lega mendengar vonis mati Ferdy Sambo itu. Namun pihak keluarga masih memiliki satu permintaan terkait kasus tersebut.

Usai Ferdy Sambo divonis mati, keluarga meminta agar hakim membersihkan nama baik Brigadir J. Pasalnya, Brigadir J dituding melakukan kekerasan seksual yang tidak bisa dibuktikan dalam persidangan.


Dituntut 8 Tahun Penjara, Kuat Ma'ruf Jalani Sidang Vonis Hari Ini

"Kan sudah disampaikan juga oleh hakim ya karena tidak ada tindakan pelecehan seksual itu. Maka kami minta nama baik anak kami ini diperbaiki, karena dia dituduh memperkosa, membanting, kami minta nama baik anak kami diperbaiki," kata Tante Brigadir J, Roslin Simajuntak, Senin (13/2/2023).

Ia mengaku hancur saat mendengar Brigadir J dituding melakukan pemerkosaan kepada Putri Candrawathi. Keluarga, kata dia, sangat sedih Brigadir J difitnah sesuatu yang disebut tidak melakukannya.

"Mereka selalu menyampaikan anak kami pemerkosa, berperilaku ganda itu yang disampaikan mereka kepada anak kami almarhum Yosua. Padahal ini anak kami sudah tiada tetapi masih saja difitnah, kami hanya berharap nama baik anak kami diperbaiki," ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa pihak keluarga akan membawa persoalan itu ke ranah hukum. Keluarga ingin nama baik Brigadir J dibersihkan.

"Nanti soal ini akan kami bahas lagi dengan kuasa hukum kami ya, tetapi yang jelas kami ingin nama baik anak kami ini dibersihkan," pungkasnya.

Soal Pembunuhan Brigadir J, Kuasa Hukum Sebut Kuat Ma'ruf Patut Divonis Bebas

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati