logo


Lewat Smelter, Antam Berharap Kinerja Usahanya Melesat

Fasilitas ini diproyeksikan bisa memoles kinerja perusahaan dalam beberapa tahun mendatang

19 Juni 2015 11:10 WIB

PT Aneka Tambang. (Ist)
PT Aneka Tambang. (Ist)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - PT Aneka Tambang (Antam) Tbk akan membangun fasilitas pengolahan dan pemurnian mineral (smelter) nickel pig iron (NPI) dengan produksi total 300.000 metrik ton NPI di Halmahera Timur, Maluku Utara. Fasilitas ini diproyeksikan bisa memoles kinerja perusahaan. Kendati demikian, hasilnya baru bisa terasa beberapa tahun yang akan datang.

Untuk membangun smelter tersebut, Antam membutuhkan investasi yang cukup besar, yakni senilai US$ 280 juta. Oleh karena itu, Antam melalui anak usahanya, PT International Mineral Capital, telah menggandeng perusahaan perdagangan minyak dan produk kimia asal Singapura, yakni Ocean Energy Pte Ltd, untuk pembiayaan proyek tersebut. Keduanya pun sudah meneken perjanjian kerjasama.

Smelter yang akan dibangun dalam 2 tahap tersebut, menurut Direktur Investa Saran Mandiri Hans Kwee, pembangunan itu akan berdampak positif pada kinerja Antam ke depannya. Sebab, kapasitas produksi nikel perusahaan akan meningkat.


Jalankan Restrukturisasi, Krakatau Steel Ingin Kinerja Kembali Sehat

"Namun, dampaknya baru bisa dinikmati beberapa tahun ke depan. Pembangunan smelter terkait isu besar, mulai dari pembebasan lahan, perizinan hingga pembangunan infrastruktur," ungkap Hans kepada wartawan baru-baru ini, Jakarta.

Pendapat yang sama juga disampaikan oleh Analis Bahana Sekuritas Arandi Nugraha. Menurutnya, pembangunan pabrik pemurnian itu akan berdampak positif, karena bakal meningkatkan kapasitas produksi nikel perusahaan.

Penjualan dan Produksi Batu Bara PT Bukit Asam Naik 14%

Halaman: 
Penulis : Deni Muhtarudin