logo


Ini Harga Pertamax di Wilayah NTT

Harga yang ada di Flores lumayan lebih mahal ketimbang harga yang di pasarkan di Jabodetabek

18 Juni 2015 12:19 WIB

Ilustrasi. (ist)
Ilustrasi. (ist)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - PT Pertamina (Persero) Tbk telah meluncurkan Bahan Bakar Khusus (BBK) jenis Pertamax atau RON 92 di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Peluncuran tersebut dilakukan untuk memenuhi permintaan masyarakat terkait ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi.

“Hal ini kami lakukan untuk menjamin ketersediaan Pertamax di Pulau Flores. Sehingga kami harapkan masyarakat Flores tidak kesulitan mendapatkan Pertamax,” ungkap Assistant Manager External Relations Pertamina Marketing Operation Region V Heppy Wulansari dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis (18/6).

Menurut Heppy, pasokan Pertamax untuk wilayah Flores dipasok dari Terminal BBM Maumere yang telah menyediakan satu tanki Pertamax dengan kapasitas 1.200 KL, dan satu mobil tangki khusus untuk mengangkut Pertamax berkapasitas 16 KL. Mobil tanki ini akan digunakan untuk mengirim Pertamax ke seluruh Flores mulai dari Lembata sampai dengan Labuan Bajo.


Heran Ahok Tak Persoalkan BBM Premium, Banggar: Kalah Sama Importir?

Peluncuran Pertamax tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera dan Marketing Branch Manager Pertamina di NTT Hardiyanto Tato di APMS 5B.861.01. APMS 5B.861.01 yang berlokasi di Jl Lingkar Luar, Kelurahan Nangalimang, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka merupakan lembaga penyalur pertama di Flores yang menjual Pertamax.

Untuk harga Pertamax di Nusa Tenggara Timur per 1 Juni 2015 dibanderol sebesar Rp 11.300 per liter. Harga lebih cukup mahal jika dibandingkan dengan harga Pertamax yang dibanderol di wilayah Jabodetabek sebesar Rp 9.300 per liter.

Perbedaan manfaat penggunaan Pertamax bisa dirasakan oleh pengguna kendaraan bermotor. Selain memiliki angka oktan 92 yang membuat mesin lebih bertenaga, Pertamax juga memiliki teknologi yang mampu membersihkan dan melindungi mesin dari karat sehingga kendaraan menjadi lebih irit dan lebih bersih.

Namun saat ini telah ada sejumlah lembaga penyalur lain yang juga menyediakan Pertamax yaitu di Maumere ada 2 SPBU (SPBU 54.861.02 Bolawolon dan SPBU 54.861.01 Rovin Jaya) serta 1 APMS Keekonomian (APMS 5B.861.01).

Selain di Maumere, Pertamax akan segera hadir di 2 SPBU di Ende (SPBU54.863.01 Gatsu dan SPBU 54.863.03 Yohanes), 1 SPBU di Bajawa (SPBU54.864.01 Pelangi), 2 SPBU di Ruteng Manggarai (SPBU 54.865.03 Carep dan SPBU 54.865.09 Mena), serta 1 APMS Keekonomian di Labuan Bajo. Sehingga total lembaga penyalur yang menyediakan Pertamax di Flores dalam waktu dekat berjumlah 9 lokasi.

Heppy menambahkan, bahwa pihaknya akan menyediakan Pertamax dalam bentuk kemasan 5 liter di SPBU yang belum menyediakan Pertamax dalam bentuk curah (bulk).

“Seiring dengan peningkatan permintaan masyarakat, Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada konsumen Pertamax, salah satunya dengan terus mengembangkan jaringan SPBU yang dapat melayani pembelian salah satu produk BBM unggulan Pertamina tersebut. Kami akan memperluas jaringan ke seluruh Flores karena permintaan yang terus meningkat,” tutup Heppy.

Erick Thohir dan Ridwan Kamil Tinjau Pertashop di Lembang

Halaman: 
Penulis : Deni Muhtarudin