•  

logo


Tak Percaya Pemimpin Harus Disiapkan Khusus Pihak Tertentu, SBY: Willing to Compete

SBY mengingatkan agar pemerintah tidak terlalu jauh mencampuri persoalan terkait Pilpres 2024

14 Januari 2023 07:58 WIB

Susilo Bambang Yudhoyono
Susilo Bambang Yudhoyono twitter.com/SBYudhoyono

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku tidak percaya bahwa pemimpin harus dipersiapkan secara khusus oleh pihak-pihak tertentu. Menurutnya, hal itu akan meredam demokrasi di Indonesia.

"Saya tidak percaya pemimpin itu harus dipersiapkan secara khusus oleh pihak-pihak tertentu. Secara demokrasi itu akan meredam mereka yang ingin menjadi pemimpin," kata SBY dalam rekaman video yang dibagikan oleh Wasekjen Partai Demokrat Renanda Bachtar, Jumat (13/1/2023).

SBY mengingatkan agar pemerintah tidak terlalu jauh mencampuri persoalan terkait Pilpres 2024. Menurutnya, negara harus memberikan ruang yang sama kepada semua pihak yang ingin maju menjadi capres di Pilpres 2024.


Prihatin Lukas Enembe Ditangkap KPK, AHY: Beliau Akhir-akhir Ini Mengalami Sakit

"Willing to compete, meningkatkan kapabilitas, meningkatkan elektabilitas, dan yang penting negara memberi ruang yang sama, ruang yang adil, tidak boleh negara masuk terlalu jauh sehingga mengganggu fairness, keadilan bagi siapa pun yang hendak mencalonkan sesuatu," bebernya.

SBY mengingatkan bahwa rakyat memiliki hak untuk menentukan pemimpinnya sendiri. Ia juga meminta agar negara memberikan ruang kepada siapa saja yang hendak menjadi pemimpin.

"Sehingga keseluruhan perangkat di negeri ini, penyelenggara pemilu, pemerintah, semua harus membuat pemilu ini yang memilih rakyat ini berjalan secara jujur adil, kira kira seperti itu. Sehingga kalau ditanya, saya misalkan apakah ini waktunya saya menjelang mengakhiri sebagai presiden, menurut saya harus mempersiapkan itu," lanjutnya.

NasDem Soal Peluang Gagal Koalisi Perubahan, AHY: Kami Tak Bangun Koalisi dengan Paksaan

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati