•  

logo


China Disebut Punya Hulu Ledak Nuklir Lebih Banyak daripada AS

Portal online Defense News melaporkan bahwa jumlah luhu ledak nuklir yang bisa dipasang di rudal balistik antar benua milik China kemungkinan sudah lebih banyak daripada Amerika Serikat

8 Desember 2022 20:13 WIB

Ilustrasi rudal balistik
Ilustrasi rudal balistik istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Jumlah hulu ledak nuklir pada rudal balistik antar-benua (ICBM) yang dimiliki oleh China saat ini mungkin sudah melampaui Amerika Serikat. Hal itu dilaporkan oleh portal Defense News pada hari Kamis (8/12).

Menurut situs berita militer Amerika tersebut, Komando Strategis AS (STRATCOM) baru-baru ini sudah mengirim dokumen rahasia kepada pihak Kongres terkait jumlah hulu ledak nuklir yang dimiliki oleh China.

"Di bawah Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional AS, pihak Kongres harus diberi tahu jika China melampaui AS dalam setidaknya satu dari tiga komponen yang terkait dengan jumlah rudal balistik antar benua atau ICBM, yakni jumlah ICBM, jumlah peluncur ICBM, dan jumlah hulu ledak nuklir yang bisa dipasang di ICBM," kata laporan tersebut.


Presiden Zelensky Bilang Kerusakan Jaringan Energi Ukraina Mustahil Dipulihkan

Sayangnya, anggota parlemen AS tidak dapat mengonfirmasi laporan portal Defense News karena dokumen yang dikirim oleh STRATCOM ke Kongres terkait dengan hulu ledak tersebut bersifat rahasia.

Pada akhir November 2022 kemarin, Kementerian Pertahanan Amerika Serikat menyatakan bahwa jumlah hulu ledak nuklir yang dimiliki oleh China akan meningkat hingga tiga kali lipat pada tahun 2035 mendatang, menjadi sekitar 1.500 unit. Selain itu, AS juga khawatir dengan meningkatnya kecanggihan peralatan dan kemampuan tempur angkatan udara China.

“Departemen Pertahanan memperkirakan persediaan hulu ledak nuklir operasional (China) telah melampaui 400,” demikian tulis Pentagon dalam laporannya, dikutip AFP.

“Jika China melanjutkan laju ekspansi nuklirnya, kemungkinan akan memiliki persediaan sekitar 1.500 hulu ledak pada tahun 2035," tambahnya.

Meski begitu, angka itu masih tertinggal jauh dari jumlah senjata nuklir yang dimiliki oleh Amerika Serikat dan Rusia, yang masing-masing memiliki beberapa ribu hulu ledak nuklir.

Ukraina Serang Wilayah Rusia, Moskow: NATO Mengetahui Persiapan Serangan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia