•  

logo


Soal Kasus Paspampres-Perwira Kostrad, Andika Perkasa: Bukan Pemerkosaan

Andika Perkasa membeberkan hasil pemeriksaan kasus pemerkosaan yang dilakukan oknum perwira menengah Paspampres terhadap perwira pertama Komando Wanita AD Kostrad

8 Desember 2022 19:25 WIB

Jenderal TNI Andika Perkasa
Jenderal TNI Andika Perkasa ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

SOLO, JITUNEWS.COM - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa membeberkan hasil pemeriksaan kasus pemerkosaan yang dilakukan oknum perwira menengah Paspampres berpangkat mayor terhadap perwira pertama Komando Wanita AD Kostrad. Andika mengatakan bahwa dugaan awal diduga pemerkosaan.

"Dalam pemeriksaan kami, kedua belah pihak yang tadinya dianggap sebagai korban yang melaporkan, perkembangannya berbeda. Karena sangat besar kemungkinan tidak ada korban. Jadi sangat besar kemungkinan dua-duanya adalah pelaku atau tersangka," kata Andika di Solo, Kamis (8/12).

Andika mengatakan bahwa sudah dilakukan penahanan terhadap keduanya untuk pemeriksaan lebih lanjut. Andika mengatakan bahwa pasal yang disangkakan berubah.


Dukung Yudo Margono Jadi Panglima TNI, PWKPJ Minta Kasus Tanah Kavling AL Pangkalan Jati  Diselesaikan

"Pasal yang tadinya kita gunakan 285 tentang pemerkosaan, menjadi pasal 281 tentang asusila," ucapnya.

Andika mengatakan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan terbaru menyatakan bahwa tidak ada paksaan artinya suka sama suka.

"Dari hasil pemeriksaan atau pengembangan baru yang menyatakan atau yang mengindikasikan, ini tidak dilakukan dengan paksaan. Artinya suka sama suka, dan beberapa kali dan itu bukan pemerkosaan sehingga arahnya keduanya menjadi tersangka," ucapnya.

"Tapi untuk aturan internal, karena dilakukan sesama keluarga besar TNI, konsekuensinya adalah hukuman pemecatan dari dinas," lanjutnya.

Minta Yudo Margono Ubah Status Pemberontak Papua Jadi Separatis, DPR: Mudahkan TNI Ambil Langkah Strategis

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata