•  

logo


Tersangka Hadiri Acar Antikorupsi, MAKI: Mencoreng Nama KPK

Boyamin menyebut pimpinan KPK dilarang bertemu dengan tersangka dengan alasan apa pun

3 Desember 2022 09:45 WIB

Boyamin Saiman
Boyamin Saiman Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Tersangka KPK Bupati Bangkalan Abdul Latif Imron hadir dalam acara pembukaan Hari Antikorupsi Sedunia 2022. Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, menilai hal itu mencoreng nama KPK.

"Namanya mencoreng nama KPK itu sendiri, dan mencoreng hari antikorupsi. Masa sebuah acara hari antikorupsi yang dihadiri Ketua KPK atas kerja sama atau kolaborasi KPK bersama Pemprov Jawa Timur termasuk ada Gubernur, kok dihadiri oleh tersangka," kata Boyamin kepada wartawan, Jumat (2/12).

Boyamin menyebut pimpinan KPK dilarang bertemu dengan tersangka dengan alasan apa pun. Menurutnya, tersangka tidak perlu diundang dalam acara tersebut.


Tolak Pengacara Lukas Enembe Diperiksa di Jayapura, KPK: Kalau Tidak Ada Uang Bisa Koordinasi!

"Kembali ke Undang-undang KPK sendiri, bahwa pimpinan KPK dilarang bertemu dengan tersangka, dengan alasan apapun. Artinya nggak boleh dengan alasan apapun walaupun acara resmi begitu. Ya mestinya KPK meminta kepada gubernur atau memang untuk tidak mengundang Bupati Bangkalan, karena udah diketahui tersangka," jelasnya.

Meski tidak bertemu secara fisik dekat, tapi menjadikan makan hari antikorupsi menjadi berkurang atau bahkan hilang.

"Meskipun itu tidak pernah bertemu dalam artian fisik dekat gitu, karena ketua KPK duduk depan terus mungkin si bupati bangkalan duduk belakang, nggak pernah bersinggungan, tapi kan tetap dalam satu acara, itu kan menjadikan makna hari antikorupsi menjadi minimal berkurang bahkan menjadi hilang," katanya.

Jika Dibutuhkan, KPK Akan Panggil Zulhas dan Utut soal Kasus Unila

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata