•  

logo


NATO Diminta Kirim Tank Canggih ke Ukraina, Bukan Kendaraan Tempur Usang buatan Uni Soviet

Menlu Lithuania menilai tank-tank canggih memungkinkan Ukraina bertahan melawan Rusia selama musim dingin

30 November 2022 18:05 WIB

Ilustrasi Tank
Ilustrasi Tank istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Luar Negeri Lithuania Gabrielius Landsbergis, pada Selasa (29/11) mengatakan bahwa negara-negara anggota NATO harus mengirim tank modern ke Ukraina sehingga negara itu memiliki kemampuan yang cukup untuk menghadapi gempuran Rusia selama musim dingin.

“Saya telah berbicara dengan sejumlah pakar militer, dan jawaban yang saya dengar adalah jika kami menyediakan tank pada musim dingin ini, katakanlah Januari, itu bisa membuat perbedaan,” katanya kepada wartawan selama pertemuan NATO di Bucharest, dikutip Al Jazeera.

Ukraina sendiri sudah berulang kali meminta NATO untuk mengirimkan kendaraan tempur canggih mereka untuk mempertahankan keunggulan yang berhasil mereka capai melalui serangan balasan dalam beberapa pekan terakhir.


Jatuhkan Kebijakan Sanksi Anti-Rusia, Uni Eropa Kini Kehilangan Pemasok Energi Terbesarnya

Namun, permintaan tersebut sejauh ini masih belum dipenuhi setelah NATO khawatir jika hal itu dapat meningkatkan resiko terjadinya konflik langsung antara blok pimpinan AS tersebut dengan Rusia.

Alih-alih mengirimkan tank atau kendaraan tempur terbaru, sejumlah negara NATO, salah satunya Slovakia, justru mengirimkan kendaraan tempur infanteri usang buatan Uni Soviet, yakni BMP-1.

Pengiriman kendaraan tempur usang milik Slovakia tersebut juga tak lepas dari peran Jerman, yang sebelumnya berjanji akan menyediakan belasan tank Leopard jika Slovakia bersedia mengirimkan peralatan militer buatan Uni Soviet kepada Ukraina.

Selama ini, negara-negara NATO memang memilih senjata buatan Uni Soviet untuk mereka kirim ke Ukraina karena pasukan Kiev sudah terbiasa mengoperasikannya sehingga tidak memerlukan pelatihan khusus yang akan memakan waktu.

Polandia Bakal Bebankan Biaya Tinggal dan Makan bagi Pengungsi Ukraina

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia