•  

logo


GNK: Reuni 212 Gerakan Politik Anies Baswedan

Ruang gerak politik mereka kan ke Anies Baswedan

30 November 2022 16:50 WIB

Massa Presidium Alumni 212 melakukan aksi di Silang Monas, Jakarta, Jumat (28/7).
Massa Presidium Alumni 212 melakukan aksi di Silang Monas, Jakarta, Jumat (28/7). Dok. Jitunews/Rezaldy

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK), Syakur Ali Mahdi Al Hamid menyoroti gerakan Aksi 212 (Reuni 212) yang hendak digagas oleh Persaudaraan Alumni 212 (PA 212), Front Persaudaraan Islam (FPI) dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF Ulama).

"Tidak bisa dipungkiri, ruang gerak politik mereka kan ke Anies Baswedan. Ini momentum, aksi 212 juga untuk menjegal Ahok dan memenangkan Anies," kata Syakur kepada wartawan, Rabu (30/11).

Ia juga menilai Reuni 212 yang rencananya akan diselenggarakan di Masjid At Tin itu akan dihadiri oleh Anies Baswedan.


PA 212 Bakal Kerahkan Ribuan Massa Gelar Aksi Bela Muslim India, Novel Bamukmin: Pemerintah Harus Pro Aktif!

"Anies saya kira akan hadir, ini momentum dia untuk menarik dukungan publik. Jadi jelas sekali reuni 212 adalah gerakan politik kekuasaan semata, bukan gerakan Islam walau mereka pakai atribut agama," ujarnya.

Lebih lanjut, Syakur menilai bahwa dalam konteks negara demokrasi, ruang gerak apapun diperbolehkan asalkan tetap memenuhi kaidah hukum yang ada.

"Kalau di dalam isinya caci maki dan melecehkan pemerintah semata, menurut saya Polisi bisa ambil tindakan. Karena negara demokrasi yang bebas berbicara juga dibatasi oleh hak orang lain," tegasnya.

Syakur berpendapat gerakan Reuni 212 akan menjadi manuver politik kelompok Ikhwanul Muslimin dan simpatisan Hizbut Tahrir yang mengampanyekan perubahan NKRI menjadi gerakan Khilafah.

"Di dalam 212 itu mayoritas kelompok pengusung Khilafah, ada simpatisan Hizbut Tahrir dan Ikhwanul Muslimin. Target mereka mengganti Indonesia menjadi daulah Khilafah. Sayangnya mas Anies berpotensi akan memanfaatkan gerakan itu demi meraih kekuasaan," pungkasnya.

Sebelumnya, Reuni 212 kabarnya akan diselenggarakan di Masjid At Tin, Pinang Ranti, Jakarta Timur. Agenda yang dibungkus dengan Munajat Akbar dan Indonesia Bersholawat itu akan dilakukan sejak Jumat (2/12) dini hari.

Namun, sebelumnya pula beredar Reuni 212 juga akan digarap dengan melakukan aksi unjuk rasa di Patung Kuda dalam format Aksi Bela Rakyat (Akbar) jilid 5 yang dipimpin oleh Gerakan Nasional Pembela Rakyat (GNPR) pimpinan Ustadz Slamet Maarif.

Bandingkan Suara Toa Masjid dengan Gonggong Anjing, Menag Yaqut Bakal Didemo PA 212

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar