•  

logo


Pandawa Nusantara Ingin Revisi Perpres 191 Harus Perjelas Alokasi BBM Subsidi

Pandawa Nusantara menilai hal itu penting agar subsidi BBM bisa tepat sasaran

30 November 2022 16:29 WIB

Acara FGD ‘Sosialisasi Penyaluran BBM Subsidi dengan Program Subsidi Tepat’ di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (30/11/2022).
Acara FGD ‘Sosialisasi Penyaluran BBM Subsidi dengan Program Subsidi Tepat’ di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (30/11/2022). Dok. Pandawa Nusantara

JAKARTA, JITUNEWS.COM - DPP Persaudaraan Aktivis dan Warga (Pandawa) Nusantara menilai bahwa revisi Peraturan Presiden (Perpres) 191 Tahun 2014 harus mengatur secara rinci terkait pengalokasian dan pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Pandawa Nusantara, Faisal Anwar mengungkapkan, bahwa hal itu penting agar subsidi BBM bisa tepat sasaran.

“Revisi ini harus memperjelas proses pengalokasian, pendistribusian, penjualan sampai harga di tingkat pengguna,” ungkap Faisal saat memberikan sambutan di acara FGD ‘Sosialisasi Penyaluran BBM Subsidi dengan Program Subsidi Tepat’ di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (30/11/2022).


Gempa 4,9 M Landa Garut dan Sekitarnya, Pertamina Pastikan Pasokan BBM Aman dan Kondusif

Faisal menyampaikan, pengalokasian tersebut juga termasuk nilai subsidi dan jumlah BBM yang diberikan subsidi.

“Harga adalah unsur yang harus dimasukan (ke dalam revisi Perpres 191), agar masyarakat mendapatkan kepastian harga,” ujarnya.

Selain itu, Faisal mengatakan, revisi Perpres 191 itu juga harus memperjelas atau memberikan kepastian siapa saja yang berhak menerima.

“Pemerintah harus berani mengambil kebijakan dan mengeksekusi program yang berpihak kepada rakyat, salah satunya adalah program subsidi yang tepat,” katanya.

Oleh karena itu, Faisal menambahkan, pihaknya berharap revisi Perpres 191 tersebut segera diterbitkan.

“Kita berharap pemerintah atau Presiden Jokowi segera menandatangani revisi Perpres 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran BBM,” ungkapnya.

Sekadar informasi, dalam FGD tersebut hadir sebagai pembicara yaitu Anggota Komite BPH Migas Yapit Sapta Putra, Region Manager Retail dan Sales Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Barat Sunardi dan Ketua DPP Bidang Energi Pandawa Nusantara Mamit Setiawan.

BPH Migas Harap Revisi Perpres 191 Segera Diterbitkan

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata